Mitra Pinasthika Distribusikan Nissan dan Datsun - Perkuat Bisnis Otomotif

NERACA

Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) berupaya memperkuat bisnisnya di sektor konsumer otomotif dengan memasuki bisnis penjualan mobil dan menjadi dealer resmi kedua bagi merek Nissan dan Datsun. Perseroan melalui PT Mitra Pinasthika Mustika Auto (MPMAuto) telah melakukan perjanjian kerjasama dengan PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) pada 23 Agustus lalu.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, selain melayani penjualan mobil, MPMAuto juga akan memberikan jasa layanan purna jual produk Nissan dan Datsun di Indonesia. Head of Corporate Legal, Corporate Secretary & Communications MPMX Zahnia menyebutkan, untuk memperkuat strategi bisnis itu, sampai tahun 2014 MPMAuto akan membuka 14 dealer. Selanjutnya sampai tahun 2017 perusahaan menargetkan dapat menambah 36 dealer baru sehingga total mencapai sebanyak 50 dealer.“Dalam 5 tahun ke depan, MPMAuto menargetkan mampu mengoperasikan 70 dealer Nissan dan Datsun di berbagai wilayah di Indonesia”, ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, melalui peningkatan jumlah dealer tersebut, perseroan memproyeksikan akan mampu menjual produk Nissan dan Datsun sebanyak 53.000 unit pada 2017 dan meningkat hingga menjadi 64.000 unit pada 2019.“Berbagai strategi yang dilakukan kami merupakan upaya perusahaan untuk memaksimalkan potensi bisnis otomotif di Indonesia yang masih sangat terbuka lebar”, katanya.

Dia berharap dengan sinergi dan integrasi seluruh unit bisnis perseroan, maka kontinuitas pertumbuhan bisnis perusahaan akan tetap terjaga, sehingga peningkatan value perseroan akan mampu memberikan keuntungan yang optimal kepada para stakeholder dan shareholder.

Sementara itu, perseroan berhasil meningkatkan penjualannya sebesar 26% dan menjaga pertumbuhan bisnisnya secara positif di seluruh unit usaha hingga Oktober 2013. Selain itu, kinerja operasional sejumlah unit usaha mampu tumbuh di atas rata-rata industri. Di bisnis jasa distribusi dan penjualan motor Honda, perseroan mampu meraih penjualan sebanyak 753.608 unit atau tumbuh 26% dibandingkan periode Januari–Oktober 2012 sebanyak 600.102 unit Angka penjualan motor Honda yang dicapai tersebut jauh di atas pertumbuhan industri selama periode tersebut sebesar 9%.

Sementara, perseroan di bisnis pembiayaan berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp844 miliar atau mengalami peningkatkan sebesar 82% jika dibandingkan periode sama tahun 2012 sebesar Rp463 miliar. Sebagai gambaran, berdasarkan data Bank Indonesia untuk periode Januari–Agustus 2013, pertumbuhan kredit industri pembiayaan (multifinance) hanya sekitar 13%.

Kinerja operasional perseroan di bisnis penyewaan kendaraan bermotor sampai Oktober 2013, jumlah armada bisnis penyewaan kendaraan tumbuh dari 7.207 unit pada Oktober 2012 menjadi 13.339 unit sampai Oktober 2013. Artinya, jumlah armada bisnis penyewaan kendaraan telah mengalami peningkatan hingga 85%. Sementara di bisnis pelumas sepeda motor, perseroan mampu menjual oli sebanyak 51,95 juta liter atau tumbuh 8% dibandingkan periode Januari–Oktober 2012 sebanyak 47,96 juta liter. (nurul)

Related posts