Ribuan Buruh Ancam Menginap di Gedung Negara Grahadi - Kawal UMK Jawa Timur 2014

Surabaya - Jelang penetapan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2014, ribuan buruh kembali turun jalan. Akibatnya, sejumlah jalan-jalan protokol di Surabaya macet. Pasalnya, para buruh datang berkonvoi. Massa buruh yang berasal wilayah Industri Ring 1 yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan dan Gresik berkumpul di bunderan Waru, Surabaya.

Sebelum masuk ke Surabaya, massa buruh yang mengklaim berasal dari Elemen FSPMI dan KSN ini sempat berputar mengelilingi bunderan waru sehingga mengakibatkan arus lalu linta di kawasan tersebut macet total. Iringan massa buruh ini melakukan long marc menuju Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Akibat aksi long march buruh, lalu lintas di Jln Ahmad Yani, Jln Raya Darmo dan Jln Basuki Rahmat terjadi kemacetan. Tak hanya itu, Jln Gubernur Suryo juga ditutup total oleh pihak kepolisian.

Konsentrasi demo terpecah menjadi tiga, rombongan massa dari surabaya, melakukan demo di Kantor Walikota Surabaya, Jalan walikota Mustajab.

Sementara, para buruh dari Sidoarjo dan sebagian Surabaya juga menggelar demo di depan Gedung Negara Grahadi dan Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan pahlawan Surabaya. "Mohon maaf para ibu-ibu dan bapak-bapak pengguna jalan. Kami ini hanya menuntut hak jika tidak demikian maka para pengusaha akan seenaknya kepada kaum buruh," ujar salah satu orator di atas kendaraan bak terbuka, Rabu (20/11).

Tuntuan para buruh ini tetap serupa dengan aksi sebelumnya yakni meminta kenaikan upah hingga Rp3 Juta per bulan. Jumlah tersebut adalah harga mati karena sudah sesuai dengan perhitungan KHL.

Penetapan UMK rencananya akan ditetapkan pada 21 November 2013 besok. Penetapan akan dilakukan setelah pada hari ini Dewa Pengupahan mengundang beberapa akademisi dari Unair untuk menghitung secara pasti kebutuhan dan kepantasan pengupahan di Jawa Timur.

Hingga berita ini diturunkan, Soekarwo masih menggelar rapat dengan pihak Apindo Jawa Timur, dan Dewan Pengupahan Pemprov Jawa Timur di Kantor Gubernur. Sementara itu, guna memastikan hasil penetapan angka nominal UMK, para buruh melalukan gerakan menginap di depan kantor Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Related posts