Mempersiapkan Dana Pensiun Saat Muda

Uang memang menjadi suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan, hampir semua kegiatan sangatlah membutuhkan uang. Uang juga menjadi suatu hal yang sangat penting dalam menentukan kebahagiaan, walaupun pada dasarnya kebahagiaan tidak melulu soal uang. Namun bukan perkara yang mudah untuk mendapatkannya dan lagi-lagi bukanlah perkara yang mudah pula untuk mengaturnya apalagi menyimpannya. Mempersiapkan keuangan sejak dini merupan suatu hal yang sangat baik sekali, apalagi menyiapkan dana pensiun saat muda.

Saat masih muda adalah saat yang tepat untuk menyiapkan dana pensiun. Untuk itu, perencanaan yang sangat matang harus disiapkan. Menyiapkan dana pensiun tentunya tidak mudah karena harus berhadapan dengan berbagai kebutuhan di masa sekarang dengan biaya yang cukup tinggi sementara Anda harus menyisihkan dana untuk kepentingan 20 hingga 30 tahun ke depan. Namun apabila itu tidak dilakukan sedini mungkin. Pada akhirnya Anda akan terus dibebani dengan masalah kebutuhan keuangan keluarga di masa pensiun atau hari tua Anda.

Sebelum memutuskan untuk merencanakan dana pensiun, Anda harus terlebih dahulu memperhatikan beberapa faktor seperti menetapkan tujuan. Apakah tujuan atau keinginan Anda saat pensiun kelak? membuka usaha, bisnis atau yang lainnya?.Selain itu, perhatikan inflasi dan tingkat suku bunga. Karena biaya hidup setiap tahun pasti meningkat karena adanya inflasi dan belum tentu besarnya tabungan Anda cukup untuk masa mendatang.

Selanjutnya buat estimasi besarnya biaya hidup per tahun saat usia pensiun nanti. Anda dapat mengalikan biaya kebutuhan hidup per tahun saat ini dengan rata rata inflasi setiap tahun. Dan yang terakhir adalah faktor Risiko. Hal ini tentunya tidak dapat kita perkirakan dan kita duga, yaitu risiko yang dapat menimpa kita sehingga kita tidak produktif lagi seperti risiko sakit, kecelakaan, hingga cacat dan bahkan kematian.

Jika sudah mengenali dan memahami faktor-faktor diatas, maka Anda bisa menyiapkan dana pensiun mulai dari sekarang. Belanjakan persentase (misal 15%) dari total pendapatan Anda untuk berinvestasi untuk masa pensiun. Gunakan uang dengan bijak, jangan langsung dihambur-hamburkan, melainkan tanamlah kelebihan uang Anda di produk-produk investasi.

Jika Perusahaan tempat Anda bekerja memiliki DPLK atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan, pastikan Anda ikut berpartisipasi karena itu menguntungkan bagi Anda. Namun lebih baik lagi jika Anda juga bisa merencakan dana pensiun Anda sendiri karena belum tentu mencukupi kebutuhan Anda di masa tua. Salah satunya melalui produk dana pensiun sekaligus asuransi jiwa.

Related posts