Tambang Emas Martabe Berikan Bantuan Korban Gunung Sinabung

NERACA

Karo - Tambang Emas Martabe dan sebuah grup media di Sumatra Utara bekerja sama dalam aksi tanggap bencana Jabat Erat Tanggap Bencana Sinabung. Aksi tanggap bencana ini diwujudkan dalam berbagai aksi bantuan terintegrasi yang cepat dan terkoordinir ke beberapa lokasi bantuan, dimulai 18-27 November 2013. Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 300 juta.

Bantuan disalurkan ke lima lokasi pengungsian yakni, GBKP Kota Kabanjahe, Paroki Kabanjahe, Masjid Agung Kabanjahe, GBKP Simpang Enam Kabanjahe, dan Los Desa Naman Teran dengan total pengungsi mencapai 2.664 jiwa. “Bantuan ini kami berikan untuk meringankan kesulitan yang dihadapi para pengungsi,” ujar Manajer Senior Komunikasi Korporat G-Resources Tambang Emas Martabe, Katarina Siburian Hardono, Selasa (18/11).

Adapun bentuk bantuan yang disalurkan berupa penyediaan air bersih di lima lokasi pengungsian tersebut di atas. Air bersih tersebut dipasok oleh mobil tangki air bersih dua kali sehari selama sepuluh hari. Diperhitungkan penyediaan air bersih ini mencapai total 1 juta liter.

Aksi tanggap darurat ini juga menyalurkan bantuan berupa air mineral siap minum, perlengkapan kebersihan diri seperti sikat gigi sebanyak 100 lusin, pasta gigi 100 lusin, handuk 141 lusin, sabun mandi 250 lusin, tikar sebanyak 100 lembar tikar, selimut 65 kodi (1.300 selimut).

“Berbagai bentuk dukungan tersebut telah diidentifikasi dengan seksama agar dapat dimanfaatkan maksimal untuk menjalankan kegiatan penting sehari-hari, mulai dari menyediakan minuman dan makanan serta menjaga kebersihan diri. Sehingga para warga di lokasi pengungsian, khususnya anak-anak, tetap dapat hidup bersih dan sehat ditengah kondisi terbatas yang harus dialami saat ini,” ujar Katarina.

Selain itu disalurkan pula bantuan berupa gula sebanyak 125 kilo dan minyak goreng 250 kilo untuk dapur umum di masing-masing lokasi pengungsian. Juga bantuan untuk keperluan bayi seperti pampers 250 paket. Selain itu, mobil klinik kesehatan berisi tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, psikolog/motivator dan relawan turut dikerahkan mengelilingi lokasi pengungsian GBKP Kota Kabanjahe, Paroki Kabanjahe, Masjid Agung Kabanjahe, dan GBKP Simpang Enam Kabanjahe.

Layanan kesehatan yang disediakan berupa pemeriksaan kesehatan bagi seluruh pengungsi dan penyelenggaraan kegiatan dukungan psikososial yang interaktif untuk meningkatkan kemampuan serta daya tahan anak dan perempuan sebagai pihak yang sering kali paling rentan dalam situasi darurat untuk dapat bertahan menghadapi kondisi bencana.

Kegiatan psikososial untuk anak secara khusus menyelenggarakan berbagai kegiatan belajar sambil bermain yang dirancang untuk memastikan anak tetap mampu memiliki akses terhadap pendidikan, sekaligus juga menjadi sarana konstruktif untuk mengatasi keterkejutan, ketakutan, kemarahan, dan berbagai bentuk gangguan emosi lain yang dialami anak akibat situasi bencana.

Presiden Direktur G-Resources Tambang Emas Martabe Peter Albert mengatakan bahwa Tambang Emas Martabe hadir di lokasi bencana, bahu-membahu menyatukan sumber daya dengan pihak yang mempunyai kepedulian sama untuk berupaya meringankan tantangan kesulitan yang tengah dialami oleh warga Sumatera Utara, tepatnya di wilayah Kabupaten Karo.

“Ini merupakan wujud komitmen kami memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sumatra Utara. Semoga dukungan kami bermanfaat dan dapat terus memotivasi para pengungsi - yang saat ini terpaksa harus tercabut dari kehidupan normal mereka - menjalani situasi ini dengan optimis. Kami doakan agar situasi darurat ini segera berakhir dan para pengungsi dapat segera kembali menjalani kehidupan normal,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada September lalu, Gunung Sinabung di Sumatera Utara telah meletus. Setidaknya ada sekitar 3.710 orang dikabarnya mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman. Letusan Gunung Sinabung telah memuntahkan abu vulkanik dan beberapa batu kecil yang melanda desa-desa sekitarnya. Pasca letusan, Pos Gunung Api Sinabung mencatat ada 255 gempa vulkanik dalam, 16 kali gempa hembusan, 5 gempa tektonik lokal, dan 24 gempa tektonik jauh.

Related posts