Promosi Wonderful Indonesia di Fuqing

Acara selama tiga hari promosi Wonderful Indonesia yang dilaksanakan di Fuqing dilaksanakan dengan kerja sama antara Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) dengan Kemenparekraf, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Pemerintah Kota Fuqing. Acaradiselenggarakan di Art & Cultural Center Fuqing, RRT selama tiga hari dari tanggal 8 hingga 10 November 2013. kegiatan Indonesia Week merupakan bagian dari tindak lanjut hasilMoU kerja sama di bidang pariwisata yang telah ditandatangani oleh Menparekraf dan CNTA (China National Tourism Administration) pada 2 Oktober 2013 yang lalu.

Kedua negarabertekad ingin meningkatkan kunjungan wisatawan timbal balik hingga 2 juta wisatawan pada tahun 2015 mendatang. Pada Januari hingga Agustus 2013 jumlah kunjungan wisman dari RRT ke Indonesia sebanyak 505.812 wisman atau mengalami pertumbuhan hingga 22,56%dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara secara keseluruhan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari-September 2013 sebanyak 6,4 juta sehingga pada akhir tahun ini optimistisakan meraih target sebesar 8,6 juta wisman.

Untuk ini program promosi Wonderful Indonesia akan digencarkan ke negara terdekat sebagai sumber wisman seperti Singapura, Malaysia, Australia, Jepang, dan RRT. Selain pameran pariwisata dan UKM Indonesia dan RRT, dalam rangkaian kegiatanIndonesia Weekjuga diselenggarakan forum diskusi bagi pengusaha kedua negara, serta pameran kuliner dan pertunjukan kesenian yang digelar dalam Malam Kesenian Indonesia (Indonesia Cultural Night) dengan menampilkan musik arumba, angklung interaktif, serta seni tari, seperti tari Semarak Metropolitan (Jakarta), Gebyar Jaipong (Surabaya), Kerlap Kerlip (Surabaya), dan tarian Dinding Badinding (Sumbar), serta dua model Solo Batik Carnival.

Selain itu juga ditampilkan beberapa seni pertunjukan Tiongkok untuk memeriahkan acara. Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Fuzhou, Mr Yang Yi Min, dan perwakilan pemerintah kota Fuqing, serta para pengusaha dan masyarakat Fuqing. Dalam kegiatanIndonesia Week tersebut, Kemenparekraf memfasilitasi pembuatanboothseluas 200 meter yang diisi oleh beberapa pengusaha UKM untukmemamerkan produk batik, kerajinan, furniture, batu kristal, dan mutiara. Selain itu, kegiatan ini diisi pula oleh beberapa industri pariwisata dan perusahaan penerbangan.

Related posts