Express Ciptakan Ekosistem Kelautan Yang Berkelanjutan - Restorasi Terumbu Karang

NERACA

Belum lama ini tim komunikasiPT Express Transindo Utama, Tbk (Express Group)memberikan kontribusi dalam menjaga ekosistem laut. Dalam acara “Restorasi Sejuta Terumbu Karang” yang di adakan olehIndonesia Global Compact Network (IGCN) bersama dengan Ujung Kulon Conservation Society (UCS) dan Pulau Umang Resort di Pulau Umang, Express Group sebagai anggota dari IGCN ikut serta menanam terumbu karang untuk menciptakan ekosistem kelautan yang berkelanjutan.

Program Restorasi Sejuta Terumbu Karang ini adalah sebagai rangkaiankegiatan Global Compact Voluntary Day, serta bersama PPM Manajemen dalam menyelenggarakan Kompetisi Duta Terumbu Karang 2013/2014.

Terumbu karang merupakan ekosistem plankton dan embrio dari kehidupan laut, khususnya untuk ikan-ikan berukuran kecil yang akan menjadi dasar rantai makanan di kehidupan laut. Kondisi terumbu karang di Ujung Kulon saat ini sangatlah mengkhawatirkan. Oleh karena itu, dimulai dari area Pulau Umang (kurang lebih dengan luas 4 hektar) akan dijadikan pusat restorasi 1 juta terumbu karang, yang kemudian akan diduplikasi di area lain.

Selain Express Group dan anggota IGCN lainnya, kegiatan ini melibatkan para nelayan dan komunitas lokal, lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam lingkungan hidup, tokoh nasional pemerhati lingkungan, siswa sekolah dan mahasiswa.

Program restorasi terumbu karang diharapkan dapat membentuk lokasi (area Pulau Umang) menjadi ekosistem kehidupan laut yang berkelanjutan dan memberikan manfaat dari sisi ekonomi untuk para nelayan dan keluarganya (kurang lebih terdapat 6.600 orang) di Kecamatan Sumur, Kelurahan Pandeglang, Provinsi Banten. Peningkatan para nelayan yang berada di sekitar Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) ini diharapkan menjadi langkah pencegahan awal yang efektif terhadap potensi terjadinya pembalakan liar di TNUK.

Related posts