Kembalikan Wajah Tampan Pendidikan Indonesia - GIB Mengajak Kolaborasi Untuk Solusi Pendidikan di Daerah Terpencil

Pendidikan merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas suatu masyarakat. Mengingat pentingnya pendidikan. Karena itu, pembangunan nasional diarahkan untuk meningkatkan pemerataan kesempatan pendidikan. Namun dalam hal ini pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dunia bisnis melalui program CSR.

NERACA

Indonesia adalah salah satu negara yang memilki kemajemukan dalam kehidupan masyarakatnya dan juga kondisi geografis serta topografi alamnya. Keberagaman yang dimiliki memang menjadi sebuah kebanggaan, namun dapat menjadi penghambat dalam menjalankan roda pembangunan bangsa, khususnya pembangunan di dunia pendidikan. Akibatnya, masih ditemukan daerah-daerah yang tergolong tertinggal, terbelakang dan belum tersentuh oleh pelayanan pendidikan yang layak dan memadai.

Seperti diketahuai, beberapa alasan kerap menjadi kendala dunia pendidikan di daerah-daeerah terpencil. Misalnya, akses untuk menjangkau sekolah yang jauh, seringkali menjadi hambatan mereka untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, jumlah guru terutama di daerah pedalaman yang masih terbatas ikut mempengaruhi pendidikan, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan data Komisi Nasional Perlindungan Anak pada tahun 2011, masih ada sekitar 11,7 juta anak Indonesia yang belum tersentuh pendidikan. Ini terjadi karena mayoritas dari mereka berada di daerah-daerah pelosok atau terpencil.

“Anak yang tidak mempunyai akses pendidikan sudah harusnya menjadi prioritas pembangunan pendidikan. Oleh sebab itu, sebagai salah satu jalan keluar, dibutuhkan sebuah kerjasama dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, korporasi swasta maupun BUMN dan komunitas untuk bergerak memperbaiki kondisi yang memprihatinkan ini,” kata praktisi pendidikan yang juga pendukung Gerakan Indonesia Berkibar, Bambang Irianto.

Berangkat dari hal tersebut, lahirlah Gerakan Indonesia Berkibar. Sebuah gerakan pendidikan nasional yang dirancang untuk memperbaiki kualitas guru dan sekolah secara menyeluruh di Indonesia. Gerakan nasional ini merupakan wadah kolaborasi kemitraan pemerintah dan swasta atau Public Private Partnership untuk melakukan perubahan berarti yang berkesinambungan.

Untuk mendapatkan hasil dan dampak yang signifikan bagi kemajuan pendidikan Indonesia, program Gerakan Indonesia Berkibar memfokuskan pada bidang pendidikan formal yaitu perbaikan kualitas sekolah secara holistik dan jugapendidikan informal.

Belum lama ini, Gerakan Indonesia Berkibar hadir kembali ke Balikpapan untuk merangkul berbagai perusahaan untuk bersama-sama menggunakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan guna meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang berada di daerah terpencil.

Gerakan Indonesia Berkibar berinisiatif memberikan solusi untuk memfasilitasi perusahaan dalam menjalankan program CSR di bidang pendidikan yang berkelanjutan. Solusi tersebut akan difasilitasi oleh salah satu partisipan GIB, yaitu Putera Sampoerna FoundationSchool Development Outreach(PSF - SDO).

Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach merupakan sebuah program yang memiliki upaya untuk meningkatkan standar kualitas sekolah dan para pendidik di Indonesia.Terdapat beberapa solusi yang ditawarkan untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas di daerah terpencil,seperti dengan menerapkan sebuah kerjasama antara sekolah yang berada di daerah terpencil dengan sekolah yang berada di area perkotaan (Sister School Development Project), membangun sebuahsattelite schooldi daerah terpencil dengan pengawasan dari sekolah induk dari daerah lain (Satellite School Development Project), membangun SMP Terbuka di daerah terpencil (SMP Terbuka Establishment Project), membangun sekolah berasrama di daerah terpencil (Boarding School Development Project), dan memperbaiki kualitas dari sekolah yang berada di daerah terpencil (Quality Improvement of the Existing School Project).

Kelima solusi ini merupakan langkah nyata yang ditawarkan oleh Gerakan Indonesia Berkibar dalam mengatasi permasalahan akses pendidikan yang dihadapi anak Indonesia di daerah terpencil. Gerakan Indonesia Berkibar percaya bahwa pemerataan akses pendidikan di Indonesia dapat terjadi apabila diberikan sebuah solusi yang konkrit dan dapat diaplikasikan di daerah yang bersangkutan. Untuk memaksimalkan aktivitas sosial ini, tentu dibutuhkan peran serta pemerintah, swasta dan masyarakat.

“Kami percaya bahwa kemitraan antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam Gerakan Indonesia Berkibar dapat meningkatkan kualitas kapasitas dan sumber daya untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah, guna mencapai Indonesia yang lebih baik,” tutup Bambang.

Related posts