Pemkot Sukabumi Perlu Master Plant

NERACA

Sukabumi - Ketua DPRD Kota Sukabumi Aep Saepurohman mengatakan pelaksanaan pembangunan di Kota Sukabumi belum sistematis dan terkonsep dengan baik. Bahkan yang menjadi catatan dirinya apakah visi tersebut dapat tercapai pada tahun 2020 sesuai dengan yang ditargetkan oleh Pemkot Sukabumi.

“ Jadi jangan menunggu tahun 2020, tapi kita lihat di 2015 apakah seluruh program MDG’s dapat dicapai oleh Pemkot Sukabumi,”ujarnya ketika ditemui di Gedung DPRD Kota Sukabumi belum lama ini.

Aep berharap, untuk di sektor pendidikan kedepan Pemkot Sukabumi harus bisa memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang berada di 7 kecamatan se Kota Sukabumi. Salah satunya kedepan perlu dibangunnya sekolah SMA baru yang jumlah ruang kelasnya bisa menampung jumlah lulusan SMP, begitupun juga dengan SMP jumlah ruang kelasnya disesuaikan dengan kebutuhan lulusan SD.

Begitu juga dengan sektor kesehatan, Pemkot Sukabumi harus lebih mengoptimalkan fungsi pelayanan kesehatan di Puskesmas yang tersebar di kecamatan. Terlebih saat ini puskesmas di 7 kecamatan se Kota Sukabumi sudah memiliki ruang rawat inap, namun yang harus menjadi perhatian adalah jam operasional dan ketersedian dokter jaganya.

Aep juga menyoroti jasa perdagangan. Menurut dia, Kota Sukabumi belum mempunyai master plant perdagangan yang bagus. Apa sulitnya menata produk-produk sejenis di satu wadahkan, seperti contoh di daerah Bandung, orang pasti tahu Cibaduyut terkenal dengan perajin sepatu dan semua dipusatkan di Cibaduyut.

BERITA TERKAIT

KPU Sukabumi Gagal Gelar Debat Publik

KPU Sukabumi Gagal Gelar Debat Publik NERACA Sukabumi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, Jawa Barat memastikan pelaksanaan debat…

Dishub Kota Sukabumi Siap Berangkatkan 808 Pemudik Ke Wilayah Selatan

Dishub Kota Sukabumi Siap Berangkatkan 808 Pemudik Ke Wilayah Selatan NERACA Sukabumi - Sebanyak 808 pemudik siap diberangkatkan besok Sabtu…

KOTA SUKABUMI - Saat Puasa Volume Sampah Meningkat Hingga 16 Ton Perhari

KOTA SUKABUMI Saat Puasa Volume Sampah Meningkat Hingga 16 Ton Perhari NERACA Sukabumi - Selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri,…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi…

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar - Meski Kondisi Ekonomi Prihatin

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar  Meski Kondisi Ekonomi Prihatin NERACA Depok - Asisten Bidang Pemerintah, Hukum…

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus NERACA Palembang - Perusahaan Umum Damri Cabang Palembang, Sumatera Selatan, menyiagakan 75 bus untuk…