Wom Klaim Pembiayaan Sepeda Motor Turun - Kuartal III 2013

​NERACA Jakarta - Hingga kuartal III 2013, Wahana Ottomitra Multiartha (Wom Finance) mencatatkan pembiayaan sepeda motor sebesar Rp4,15 triliun. Jumlah ini menurun jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp4,72 triliun.

Menurut Presiden Direktur Wom Finance, Djaja Suryanto Sutandar, hal ini terjadi karena diberlakukannya ketentuan down payment (DP) sehingga pembiayaan divisi syariah sempat terguncang di kuartal II hingga kuartal III tahun ini. Namun, untuk jumlah unitnya, pada periode ini, pembiayaan naik menjadi 393 ribu unit dari kuartal sebelumnya sejumlah 391 ribu unit.

Walaupun ada penurunan, Djaja mengaku optimis pembiayaan tahun ini bisa memenuhi perolehan target yang dicanangkan yakni total hingga Rp5,5 triliun “Hal ini mengingat sampai Oktober 2013 pembiayaan perseroan telah mencapai Rp4,8 triliun. Artinya, hanya tinggal Rp700 miliar lagi dari target tersebut bisa dicapai, karena sampai dengan Oktober pembiayaan kitaa telah mencapai Rp4,8 triliun” ucap Djaja di Jakarta, Senin (11/11)

Dia mengatakan, target pembiayaan sepeda motor tahun depan sebanyak 580 ribu unit atau senilai Rp5,8-Rp6 triliun. Jumlah ini hanya naik 9% dari proyeksi tahun ini yang diperkirakan mencapai 530 ribu unit. Djaja menjelaskan, perseroan tidak menargetkan pertumbuhan yang terlalu tinggi karena kompetisi ke depan dianggap semakin ketat. “Hingga September 2013, WOM Finance sudah memberikan pembiayaan 393 ribu kendaraan, nilainya mencapai Rp4,15 triliun,” kata Djaja.

Dari penyaluran pembiayaan, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,17 triliun. Nilai ini lebih rendah 0,6% bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Turunnya pendapatan di sembilan bulan pertama tahun ini disebabkan oleh persaingan yang tinggi di antara perusahaan pembiayaan.

Namun, perseroan menilai penurunan pendapatan di kuartal III ini tidak memberikan dampak terlalu besar terhadap laba perseroan. Pasalnya, perseroan mencetak laba Rp45 miliar di kuartal III-2013 atau naik 197,85% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang rugi Rp46 miliar.

Selain menyalurkan pembiayaan, perseroan juga memberikan fasilitasrefinancing kepada nasabah, yaitu fasilitas pinjaman dengan menjaminkan sertifikat pembiayaan kendaraan bermotor yang diperoleh dari lembaga keuangan.

Fasilitas ini sudah bisa diperoleh untuk kendaraan roda dua di seluruh cabang perseroan di Indonesia. Diharapkan fasilitas ini bisa menambah laba perseroan di masa yang akan datang. Dalam tiga tahun ke depan, perseroan menargetkan fasilitas ini bisa berkontribusi 20% terhadap laba dan pendapatan WOM Finance. Sementara dari segi kinerja keuangan, perseroan berhasil mencetak laba Rp45 miliar di kuartal III 2013 atau naik 197,85% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang rugi Rp46 miliar. [sylke]

Related posts