“Penduduk Kota Depok Jadi Prioritas Sasaran” - Maryono, Dirut Bank BTN

Depok – Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) Kota Depok yang cenderung terus meningkat, membuat manajemen Bank BTN menjadikannya sebagai sasaran pasar layanan bisnis perbankannya. Sehingga sesuai rencana yang telah diprogramkannya pada tahun 2013 ini, Bank BTN Cabang Depok telah dijadikan sebagai “Bank BTN Prioritas Margonda”. Demikian dijelaskan Direktur Utama Bank BTN, Maryono saat dilakukan peresminanya oleh Wakil Walikota Depok DR.KH.Idris Abdul Shomad, akhir pekan kemarin/

Selain Wakil Walikota Depok dan Dirut Bank BTN, dalam peresmiannya juga dihadiri Kepala Kantor Bank BTN Margonda Raya Depok dan pejabat pemerintah Kota yang terkait. Peresmian dilakukan di Kantor Bank BTN Margonda yang ditingkatkan kewenangannya dalam melayani berbagai kebutuhan masyarakat Kota Depok untuk lebih mudah aksesnya.

Menurut Maryono, BTN Prioritas diciptakan untuk memberikan pelayanan lebih kepada nasabah. Peningkatan layanan kepada nasabah yang dilakukan Bank BTN berdampak pada perolehan dana pihak ketiga yang dikelola Bank BTN.

Selain itu, Maryono juga menjelaskan “sesuai rencana bisnis tahun 2013 Bank BTN melakukan peningkatan layanan kantor BTN Prioritas di wilayah Depok. “Perkembangan bisnis di wilayah yang padat penduduk seperti Depok ini telah menjadi pertimbangan manajemen Bank BTN untuk memberikan layanan lebih kepada para pelaku bisnis di wilayah ini”, katanya.

Dikatakan, saat ini Bank BTN telah memiliki 18 kantor layanan BTN Prioritas, yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memberikan layanan lebih kepada masyarakat. Dan, kini Bank BTN juga telah meningkatkan lagi layanan tersebut di Depok. “ Kantor Martgonda ini menjadi Kantor layanan BTN Prioritas ke-19, “tuturnya menegaskan.

Sementara Wakil Walikota Depok Idris Abdul Somad mengucapkan selamat kepada Bank BTN atas diresmikannya, dan dibukanya BTN Prioritas. “Semoga masyarakat dapat merasakan manfaat baik dari layanan baru yang diciptakan BTN Margonda ini,” ujarnya.

Juga diharapkan, semoga Bank BTN Prioritas Margonda Depok ini, nantinya mampu memberikan efek positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Depok.

Menurut data yang diperoleh NERACA, saat ini penduduk Kota Depok sudah mencapai sekitar 1,9 juta jiwa dengan laju pertumbuhannya mencapai sekitar 4 persen lebih pertahunnya. Dan, saat masih menjadi Kota Administratif sebelum tahun 1999, jumlah penduduk masih sekitar 500 ribu jiwa.

Sementara itu Laju Pertumbuhan Ekonominya juga sangat pesat setelah menjadi Kota Madya; yakni rata-rata 6 persen pertahunnya. Bahkan sering diatas rata-rata nasional. Begitu pula Tingkat Inflasinya juga sering dibawah rata-rata nasional dan bahkan terjadi deflasi

Hal lain dari data yang diperoleh NERACA, Kota Depok memiliki potensi alam yang masih Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang melebihi ketentuan lingkungan hidup. Kemudian dari aspek bisnisnya kota Depok menurut Undang Undang didirikan untuk menjadi Kota Pendidikan Jasa dan Perdagangan serta penyangga Ibukota Negara. Berbagai pusat bisnis, pendidikan dan permukiman setiap tahunnya semakin diminati oleh investor,

Apalagi Kota Depok merupakan pusat kegiatan pendidikan terkemuka Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma, Universitas Jayabaya dan masih banyak lagi perguruan tinggi swasta lain, serta pusat-pusat kegiatan perekonomian.

Related posts