Reformasi Pendidikan - Pemerintah Kucurkan 20% Anggaran

NERACA

Mutu, sistem, dan institusi pendidikan saling berkaitan. Agar mutu sumber daya manusia dapat meningkat dan mampu bersaing dengan negara-negara lain, pemerintah tengah gencar-gencarnya membenahi ketiga hal tersebut. Keseriusan ini ditunjukkan dengan mengucurkan 20% anggaran pemerintahuntuk mereformasi pendidikan di Indonesia.

Saat memberikan kuliah umum di Universitas Oxford dengan tema "Transforming Indonesia: The Challanges of Good Governance and Economic Development", Wakil Presiden Boediono memaparkan kemajuan pendidikan nasional dengan menyampaikan pemerintah mengalokasikan 20% anggaran pemerintah untuk sektor itu. "Kami sangat serius tentang reformasi pendidikan," Wapres Boediono di London, Inggris belum lama ini.

Dikatakan, pada tahun 2013 , sejumlah kebijakan telah diambil, mulai dari meningkatkan gaji guru dan pelaksanaan program sertifikasi guru untuk memperkenalkan kurikulum sekolah baru. Juga memberikan subsidi untuk semua sekolah yang terdaftar di negara ini, sangat meningkatkan anggota beasiswa bagi siswa miskin di semua tingkatan pendidikan. Geografi negara Indonesia juga telah mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan aplikasi diperluas sistem pembelajaran online.

Dalam jangka menengah, lanjut dia, kelangkaan tenaga kerja terampil dan kualitas tenaga kerja akan menjadi kendala yang paling penting untuk pertumbuhan nasional. Sebuah survei Bank Dunia 2010 mengungkapkan bahwa keterampilan lulusan sekolah menengah Indonesia tidak sesuai dengan harapan pengusaha karena keterampilan yang tidak memadai generik seperti dalam pemikiran dan perilaku.

"Reformasi dalam sistem pendidikan kita berfokus pada peningkatan kualitas dan akses pendidikan," kata Boediono.

Related posts