Cabut Pasal Karet di UU ITE

Berita buruk itu datang dari Mahkamah Agung (MA), yang memutuskan perbuatan Prita Mulyasari yang menyebarkan keluhan terhadap RS Omni International di internet, adalah salah.

Apa yang menimpa Prita sekarang ini tidak terlepas dari pasal karet pencemaran nama baik, Pasal 27 ayat 3 dan juga pasal 28 UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan, baik politik maupun modal, cenderung menggunakan pasal karet ini untuk melindungi reputasi dirinya dari kritik masyarakat.

Selain Prita, beberapa orang lainnya juga pernah mendapat ancaman dengan menggunakan pasal karet ini. Bambang Kisminarso misalnya, polisi sempat menahannya berserta anaknya M. Naziri atas tuduhan telah menghina anak presiden dalam pelanggaran ketentuan pencemaran nama baik melalui UU ITE.

Selain itu ada Yudi Latif, seorang intelektual publik yang pernah terancam terjerat pasal karet UU ITE ini. Pada akhir tahun 2010 lalu, Yudi latif, dilaporkan ke Polisi oleh para kader Partai Golkar dengan tuduhan mencemarkan nama baik pimpinan partainya, Aburizal Bakrie. Apa artinya? Siapapun kita, akan berpotensi terjerat oleh pasal karet itu.

Terkait dengan itu, Yayasan SatuDunia sebagai sebuah organisasi yang concern pada isu informasi, komunikasi, pengetahuan dan teknologi menilai bahwa kondisi ini tentu harus diakhiri. Tidak bisa tidak, pasal karet pencemaran nama baik di UU ITE harus segera dicabut.

Luluk Uliyah

Knowledge Officer SatuDunia

Telp : +62-21-83705520

BERITA TERKAIT

Mantan Ketua MK - Pasal Penghinaan Parlemen Berlebihan

Mahfud MD Mantan Ketua MK Pasal Penghinaan Parlemen Berlebihan Yogyakarta - Pakar Hukum Tatanegara yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi…

Permudah Proses Perizinan, ESDM Cabut 32 Aturan

      NERACA   Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mencabut 32 aturan. Menurut Menteri…

Delisting, BEI Cabut Suspensi Saham SQBI

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi saham PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) pada 12 Januari…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Pesantren di Tengah Pusaran Pilkada

Oleh : Nurdin M. Noer, Pemerhati Budaya Masyarakat   “Pesta politik” pun dimulai. Para pasangan calon, baik walikota/bupati dan gubernur…

Mengurai Kasus Korupsi Kepala Daerah

Oleh: Sri Muryono Sejumlah kasus dugaan korupsi yang melibatkan oknum kepala daerah kini dalam penanganan Korupsi Pemberantasan Korupsi dan ada…

Persoalan Muamalat di Mata KSSK, Sistemik atau Tidak?

Oleh: Rezkiana Nisaputra Bank Indonesia (BI) menilai, persoalan Muamalat (PT Bank Muamalat Indonesia) terkait dengan kinerja keuangannya mulai dari masalah…