Microsoft-YCAB Garap YouthSpark 2013

Microsoft dan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) bekerja sama memberikan pelatihan berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi bagi pemuda Indonesia lewat program YouthSpark. Sebanyak 2.000 siswa SMK di Jakarta mengikuti pelatihan wirausaha dengan beberapa narasumber, seperti M. Farhan dari Farhan Management, Ken Dean Lawadinata dari Kaskus, Albert Subekti dari Microsoft Indonesia, dan I Wayan Sathya Linggawa dari YCAB Foundation.

Mereka memaparkan materi tentang penawaran lewat media sosial, pemanfaatan Komputasi Awan(Cloud Computing), semangat kewirausahaan, serta pemasaran online. Para peserta yang memiliki minat serius untuk berwirausaha akan dibimbing dan diberikan modal untuk wirausaha dalam program yang akan berlangsung sekitar 4-6 bulan.

Di sana para peserta pun diberikan modal sekitar Rp300.000-Rp500.000 untuk memulai usahanya mikro, para peserta diajak berwira usaha, misalnya menjual apa saja yang bisa dijual di sekolah atau dipasarkan di lingkungan mereka. Program ini juga akan dilanjutkan di Jambi pada 2014 dan Manado pada 2015 yang masing-masing melibatkan 2.000 kaum muda pra sejahtera.

Claire Deevy, Citizenship Lead Microsoft Asia Pacific mengemukakan, program YouthSpark adalah komitmen Microsoft untuk memberikan bekal kemampuan yang berguna bagi kaum muda agar mereka punya peluang dan pilihan untuk merajut masa depan, baik itu bekerja maupun menjadi wirausaha.Dia menilai bahwa teknologi informasi dapat bermanfaat dalam mengembangkan wirausaha.

"Tidak hanya misalnya mempromosikan barang jualan lewat media sosial, tapi juga membuat perhitungan keuangan dengan excel, atau membuat brosur dengan power point," imbuhnya.

Tahun ini, Microsoft memberikan dana hibah YouthSpark sebesar 117.000 dolar AS pada YCAB untuk memberdayakan 2.000 kaum muda prasejahtera di Jakarta agar memiliki bekal teknologi informasi yang berguna untuk dunia kerja dan wirausaha.

Program YouthSpark pun didukung sepenuhnya oleh pemerintah, sebagaimana dikemukakan staf ahli Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah bidang Penerapan Nilai Dasar Koperasi Abdul Kadir Damanik," Saya harap ini dapat menumbuhkan banyak wirausaha baru."

Related posts