Danamon Targetkan 10 Ribu Nasabah Baru

​NERACA

Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia (Danamon) bekerjasama dengan Asuransi Jiwa Manulife Indonesia untuk program solusi asuransi kepada segmen Usaha Kecil Menengah (UKM). Dari program ini, Danamon menargetkan 10 ribu nasabah baru.

Direktur Consumer Banking Danamon, Michellina Triwardhany mengatakan, target perolehan nasabah baru tersebut diharapkan mampu menyumbang pendapatan komisi sekitar Rp20 miliar terhadap perseroan. Michellina menjelaskan, hal ini karena potensi pertumbuhan asuransi UKM dinilai masih cukup besar.

“Tahun ini, danamon akan meningkatkan sosialisasi program asuransi UKM kepada nasabah yang selama ini melakukan aktifitas perbankannya di Danamon, karena memang kami masih membutuhkan sosialisasi dan mungkin tahun depan baru bisa terealisasi,” kata Michellina di Jakarta, Kamis (31/10).

Lebih lanjut, Michellina menjelaskan, kerjasama ini merupakan special arrangement jangka panjang. “Program kerjasama ini berlaku untuk sepuluh tahun kedepan, dalam kurun waktu itu, Danamon hanya akan melakukan kerjasama dengan asuransi Manulife,” tambah dia.

Dia memastikan, dengan kerjasama ini, perseroan meyakini melalui produk solusi usahaku, maka pelaku UKM di Danamon bisa mendapatkan akses terhadap lima produk asuransi dari Manulife Indonesia yang memang dirancang untuk memberikan perlindungan yang maksimal baik usaha, keluarga dan karyawan.

Produk tersebut di antaranya adalah Proteksi Prima Maxima yang merupakan Layanan investasi untuk perlindungan optimal, Proteksi Prima Rencana untuk layanan investasi berencana), Proteksi Prima Rencana Flexi untuk layanan perencanaan terbaik untuk perlindungan Optimal, Proteksi Prima Emas yang merupakan Layanan Perencanaan Keuangan di usia emas dan juga Proteksi Prima Sejahtera yang merupakan layanan perlindungan jiwa.

Sebelumnya, pada kuartal III 2013, berhasil mencatatkan laba bersih setelah pajak (NPAT) konsolidasi sebesar Rp3 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,99 triliun.

Direktur Utama Bank Danamon, Henry Ho mengatakan perolehan laba bersih tersebut didukung oleh pendapatan bunga bersih yang naik sebesar 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp10,1 triliun.Sementara itu untuk pendapatan non bunga (fee income) tumbuh sebesar 12% menjadi Rp3,7 triliun.

Sedangkan dari sisi pendanaan, total perolehan dana pihak ketiga (DPK) Danamon berhasil membukukan pertumbuhan year-on-year sebesar 16% menjadi Rp 102,3 triliun pada September 2013. Giro (current accounts) tumbuh 55% dan tabungan (savings accounts) tumbuh 3% masing-masing menjadi Rp 20,7 triliun dan Rp 26,5 triliun.

Secara keseluruhan, Giro dan Tabungan (CASA) tumbuh 21% menjadi Rp 47 triliun dan deposito tumbuh 12% menjadi Rp 55 triliun. Sementara itu, pinjaman dan dana jangka panjang tumbuh 15% menjadi Rp 28 triliun. [sylke]

Related posts