Mitra Adiperkasa Yakin Kinerja Akhir Tahun Membaik - Cetak Laba Bersih Rp228 Miliar

NERACA

Jakarta- Pendapatan perusahaan ritel, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) hingga kuartal ketiga tahun ini mengalami kenaikan 27% menjadi Rp6,9 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, akibat masih tingginya beban pokok dan kerugian kurs yang harus ditanggung perseroan, pada periode ini perseroan hanya mencatatkan laba bersih sebesar Rp 228 miliar, turun 19% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 282 miliar.“Kinerja perusahaan terkena dampak kenaikan biaya operasi, meningkatnya biaya bunga serta melemahnya mata uang Rupiah.” kata Sekretaris Perusahaan MAPI, Fetty Kwartati di Jakarta, Kamis (31/10).

Tercatat, beban pokok pendapatan hingga September 2013 mencapai Rp3,5 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan 29,6% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,7 triliun. Sementara beban penjualan perseroan naik 31,6% menjadi Rp 2,5 triliun dari sebelumnya Rp 1,9 triliun.

Begitu juga dengan beban keuangan perseroan menjadi Rp 162,08 miliar, naik 42,8% dari sebelumnya Rp 113,47 miliar. Selain itu, rugi kurs juga mengalami peningkatan menjadi Rp 58,2 miliar dari sebelumnya yang hanya mencapai Rp 22,15 miliar, atau sekitar 163%. Meski demikian, kata Fetty, pihaknya optimistis optimis terhadap prospek perusahaan di masa mendatang, khususnya kuartal empat. “Biasanya pada kuartal keempat 2013, kinerja perseroan bisa lebih baik.” ujarnya.

Dia mengatakan, selama sembilan bulan tahun ini perseroan telah membuka sebanyak 273 gerai baru. Dengan begitu jumlah gerai yang dimiliki perseroan menjadi 1.656 gerai per tanggal 30 September 2013. Sementara untuk merek baru yang diluncurkan perseroan selama periode ini antara lain Cotton On, Oakley, Swarovski, Galeries Lafayette dan Zara Home.

Untuk memperkokoh posisi perusahaan dalam pertumbuhan di masa mendatang, sambung dia, perseroan juga meluncurkan dua inisiatif utama, yaitu Starbucks Card dan Planetsports.net, gerai online dari divisi MAP Active yang merupakan langkah awal perseroan untuk memasuki dunia eCommerce di Indonesia.

Selain dari usaha ritel, kata dia, perseroan juga merupakan distributor utama merek-merek internasional. “Lebih dari 120 merek internasional, di antaranya Airwalk, Batman, Converse, Diadora, Lotto, Reebok, Speedo, Superman, Thomas & Friends,” imbuhnya. (lia)

Related posts