WALIKOTA SUKABUMI PEROLEH PENGHARGAAN KOPERASI Semua Koperasi di Jawa Barat Dorong Jadi Mandiri

NERACA

Sukabumi - Walikota Sukabumi H.M.Muslikh Abdussyukur yang mendapatkan penghargaan Bintang Bakti Koperasi dan UKM oleh menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Pemberian pengharagaan itu diserahkan Deputi Bidang Kelembagaan Kementrian Koperasi dan UKM disaksikan Gubernur Jabar, A. Heryawan pada acara puncak peringatan Hari Koperasi 2011 tingkat Jabar di Sukabumi.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan meminta semua pihak terkait mendorong agar Koperasi lebih mandiri dan profesional sehingga sebagai sokoguru perekonomian bangsa, Koperasi diharapkan menjadi penopang kesejahteraan anggotanya.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggulirkan sejumlah program pengembangan usaha koperasi dalam bidang produksi, pemasaran, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, Teknologi hingga Pengembangan Permodalan Koperasi. Dengan demikian Koperasi dapat menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Saya imbau agar koperasi senantiasa memperkuat konsolidasi internal organisasinya dengan meningkatkan partisipasi seluruh anggotanya serta membangun jejaring antar koperasi atau koperasi dengan badan usaha lainnya terutama yang berkaitan dengan menciptakan produk unggulan daerah, pemasaran baik untuk dipasar lokal, nasional maupun pasar global,”ujar Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan dalam Acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke 64 Tingkat Jawa Barat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, Kamis (14/7).

Untuk mengakselerasi pemberdayaan koperasi, menurut Heryawan butuh komitmen dan koordinasi semua pihak baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota maupun Badan Usaha Milik Daerah dan Swasta, Tokoh Masyarakat, serta Gerakan Koperasi. Apalagi hal itu sejalan dengan Peraturan Pemerintah No. 38/2007 , Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota dalam pemberdayaan Koperasi dan UKM menjadi tanggungjawab bersama dan harus diselenggarakan juga oleh Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota. Pemberdayaan koperasi dan UKM ini harus dilaksanakan secara teratur dan terstruktur sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK), agar lebih tertata dan teratur.

Gubernur juga mengungkapkan, saat ini di Jawa Barat tercatat 8,4 juta UMKM di jawa barat. Namun dari total jumlah tersebut, diantaranya 23.000 pelaku Koperasi dan yang masuk ke kategori kopertasi sehat dan bagus berjumlah 5100.bahkan tahun ini untuk pengembangan koperasi ada 3000 koperasi yang mendapatkan bantuan, dan itu hasil dari verifikasi dari dinas koperasi jawa barat

Gubernur juga menjelaskan, ditahun 2012 sesuai dengan program pusat bahwa perekonomian akan difokuskan ke koperasi. Dengan demikian mudah-mudahan akan membangkitkan dan menjayakan kembali koperasi di Indonesia.Pengembangan koperasi merupakan rencana penting dalam peningkatan ekonomi di Indonesia khususnya di Jawa Barat.

Sementara itu, Deputi Bidang Kelembagaan Kementrian Koperasi dan UKM, Untung Tri Basuli mengatakan, saat ini Pemerintah pusat sedang merevitalisasi koperasi untuk 5 tahun kedepan dalam rangka peningkatan koperasi sebagai sarana meningkatkan perekonomian rakyat yg bersifat inovatif dan kreatif. Sehingga Pemerintah pusat melalui Kementrian Koperasi dan UKM akan terus berupaya untuk meningkatkan perekonomian rakyat melalui koperasi. Karena koperasi merupakan soko guru perekonomian masyarakat bangsa ini.

“ Saat ini pemerintah sedang melaksanakan koordinasi dengan cara membangun jejaring dan menggalang kemitraan dengan pihak swasta, untuk peningkatan koperasi kedepannya. Tujuannya dapat mengurangi kemiskinan,menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

BERITA TERKAIT

Alfamart Mengajar di Sekolah - 39 Siswa SMKN 2 Kota Sukabumi Langsung Bekerja Setelah Lulus

Alfamart Mengajar di Sekolah 39 Siswa SMKN 2 Kota Sukabumi Langsung Bekerja Setelah Lulus NERACA Sukabumi - Sebanyak 39 siswa…

Alfamart Mengajar di Sekolah - 39 Siswa SMKN 2 Kota Sukabumi Langsung Bekerja Setelah Lulus

Alfamart Mengajar di Sekolah 39 Siswa SMKN 2 Kota Sukabumi Langsung Bekerja Setelah Lulus NERACA Sukabumi - Sebanyak 39 siswa…

KOTA SUKABUMI - Pembuatan E-Katalog Barjas Terus Berjalan

KOTA SUKABUMI Pembuatan E-Katalog Barjas Terus Berjalan  NERACA Sukabumi - Proses pembuatan e-katalog yang dilakukan oleh Bagian Barang dan jasa…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Mendongkrak Literasi dan Inklusi Keuangan dengan "Membumikan" Asuransi

Mendongkrak Literasi dan Inklusi Keuangan dengan "Membumikan" Asuransi NERACA Jakarta - Hasil riset Otoritas Jasa Keuangan pada 2016 menyebut bahwa…

Wali Kota Depok Berharap Anies-Sandi Dapat Bekerja Sama

Wali Kota Depok Berharap Anies-Sandi Dapat Bekerja Sama NERACA Depok - Wali Kota Depok Mohammad Idris berharap kepada Gubernur dan…

Dishub Kota Sukabumi Rancang Angkot Eksklusif

Dishub Kota Sukabumi Rancang Angkot Eksklusif NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, terus melakukan inovasi perkembangan transportasi. Satu…