APP Sambut Baik Laporan Greenpeace

APP menyambut baik laporan Greenpeace mengenai usahanya untuk mengakhiri deforestasi secara permanen di dalam rantai pasokannya. Usaha APP tersebut merupakan bagian dari kegiatan implementasi Kebijakan Konservasi Hutan (Forest Conservation Policy/ FCP) APP. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Laporan Greenpeace berjudul ‘APP’s Forest Conservation Policy: Progress Review’ memuat secara mendalam segala aspek tentang bagaimana FCP diimplementasikan dan menyimpulkan bahwa perusahaan bersungguh-sungguh tentang rencana pelaksanaan FCP ini dan para staf senior mempunyai peranan penting dalam pelaksanaan komitmen baru tersebut berkomitmen penuh untuk menjalankannya.

Aida Greenbury, Managing Director Sustainability APP mengatakan, laporan Greenpeace mengakui kemajuan yang telah perseroan capai sejak penetapan FCP sembilan bulan yang lalu ini sangat membesarkan hati bagi perusahaan,”Kami menyadari bahwa ke depannya masih banyak yang harus dikerjakan, namun laporan ini telah memberi kami keyakinan bahwa kami berada di jalan yang benar dalam mencapai ambisi kami untuk mengakhiri deforestasi secara permanen dalam rantai pasokan kami,”ujarnya.

Disebutkan, FCP,yang diluncurkan pada 5 Februari tahun ini, memberlakukan moratorium untuk pembukaan hutan alam. Moratorium tersebut diberlakukan sementara penilaian berlangsung untuk menentukan area konsesi APP yang mengandung nilai konservasi tinggi (High Conservation Value/ HCV) dan cadangan karbon tinggi (High Carbon Stock/ HCS), untuk selanjutnya dilindungi. Penilaian ini dilakukan oleh The Forest Trust (TFT) dan tim penilai HCV independen, dan direncanakan selesai pada semester pertama 2014.

Penetapan FCP ditandai dengan berakhirnya kampanye Greenpeace terhadap APP, dan sejak itu, grup kampanye tersebut lebih banyak memberikan kritik yang membangun serta saran, sejalan dengan kebijakan FCP yang terus diimplementasikan. Selain itu, pengamatan dari Greenpeace dan LSM lainnya telah menjadi penyemangat penting bagi perseroan dan berharap dapat terus bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan seperti ini di tahun-tahun yang akan datang. (bani)

BERITA TERKAIT

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Saham CARE Masuk Pengawasan BEI

Mempertimbangkan peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)…

Darya Varia Raup Laba Rp 221,78 Miliar

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 221,78 miliar di 2019 atau tumbuh 10,53% dibandingkan tahun sebelumnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…