Rifat Sungkar Rengkuh Juara - Ajang Kejurnas Speed Offroad 2013

NERACA

Rifat Sungkar yang ditemani oleh M. Indra Prasetyo sebagai navigator, akhirnya mampu menambah satu gelar lagi di ajang Kejurnas Speed Offroad 2013 yang diselenggarakan akhir pekan kemarin di Batu Licin.

Sebelumnya, Rifat sudah memastikan dirinya menjadi Juara Nasional Grup 3, dan kemarin, Rifat mendapat tambahan satu gelar lagi, karena pesaingnya di Best Overall tidak dapat melanjutkan perlombaan, setelah mengalami kecelakaan di Etape Khusus atau Special Stage ke lima.

Walaupun harus terhenti di hari pertama Kejurnas Speed Offorad Seri 5 karena kendaraan Mitsubishi Pajero Sportnya terguling, Rifat telah berhasil menjadi Juara Nasional Grup 3 karena perolehan nilainya sudah tidak mungkin terkejar oleh para pesaingnya.

Dari 4 seri yang sudah dilalui sebelumnya, Rifat berhasil mengumpulkan 95 poin. Sedangkan pesaing terdekatnya M. Arief, memiliki poin 51. Apabila M. Arief bisa menjadi juara di seri 5 ini, maka poinnya akan bertambah 25 menjadi 76, dan tetap tidak dapat menggeser Rifat dari tampuk pimpinan klasmen.

Sementara itu, penentuan sebagai Juara Best Overall harus melalui proses yang sangat menegangkan. Poin Rifat di Best Overall adalah 67, dan itu terpaut tidak terlalu jauh dengan Faturahman dengan poin 50. Setiap juara seri di kelas Best Overall juga akan mendapat tambahan poin 25, dan posisi ke dua mendapatkan tambahan 20 poin.

Saat SS5 dimulai, ketegangan makin memuncak di kubu RFT Motorsport yang selama ini mendukung Rifat dan Indra di kancah Speed Offroad. Secara perhitungan matematika, apabila Faturahman mampu finish di posisi kedua, maka gelar Juara Best Overall yang sudah di depan mata akan melayang.

Tetapi Dewi Fortuna kali ini memihak kepada Rifat. Pada saat melintasi Super Bowl di SS5, kendaraan UTV Faturahman atau yang biasa dipanggil Atuy itu terbalik, dan tidak bisa melanjutkan pertandingan.Akibatnya otomatis Rifat menjadi juara di kelas ini, karena poinnya sudah tidak mungkin terkejar. Sementara itu posisi Best Overall kedua dan ketiga, akhirnya direbut oleh kakak beradik Tb Deyang dan Tb Adhi dari Power F Speed Offroad Team.

“Saya bersama Indra, dan juga tim RFT Motorsport sangat bergembira dan bersyukur atas hasil yang kami peroleh di sini. Walaupun sempat mengalami kecelakaan, tetapi perjuangan selama satu tahun di ajang Speed Offroad ini tidak sia-sia, bahkan hasilnya sangat luar biasa, melampaui ekspektasi kami di saat memulainya,” kata Rifat.

Persaingan di Speed Offroad ini sangat ketat, animo pesertanya juga mungkin adalah yang terbesar di industri olahraga otomotif tanah air, secara khusus untuk roda empat. Keikutsertaan saya di Kejurnas Speed Offroad tahun ini merupakan pengalaman yang sangat berarti. Dan saya juga berharap di waktu-waktu mendatang, Speed Offroad akan bisa terus maju dan berkembang, sehingga juga mampu bersaing tidak hanya di skala nasional, tetapi juga di level internasional.

Related posts