Saham Arita Prima Resmi Listing Di BEI

Kepala Divisi Perdagangan Saham PT Bursa Efek Indonesia, Andre P.J Toelle mengatakan, PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII) akan mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (29/10). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, jumlah saham yang akan dicatatkan Arita Prima Indonesia sebanyak 1.075.000.000 saham yang terdiri dari saham pendiri 800.000.000 saham dan penawaran umum 275.000.000 saham."Harga penawaran saham senilai Rp220 per saham dengan nilai nominal saham sebesar Rp100 per saham," papar dia.

Dia mengemukakan, sesuai dengan pernyataan di dalam prospektus penawaran umum dijelaskan bahwa perseroan mengadakan program alokasi saham karyawan (Employee Stock Allocation/ESA) sebesar tiga persen dari jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum atau sejumlah 8.250.000 saham.

Selain itu menerbitan opsi saham untuk program pemberian kepemilikan saham kepada manajemen dan karyawan (Management and Employee Stock Option program/MESOP) sebanyak-banyaknya sebesar 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum dilaksanakan."Saham ESA diberlakukan 'lock-up' selama 12 bulan sejak tanggal pencatatan saham di Bursa. Peserta ESA hanya dapat mentransaksikan saham ESA setelah periode 'lock-up' berakhir," paparnya.

Dia mengatakan perseroan tidak berencana untuk mengeluarkan atau mencatatkan saham baru dan atau efek lainnya yang dapat dikonversikan menjadi saham dalam jangka waktu 12 bulan sejak tanggal pernyataan pendaftaran menjadi efektif, kecuali saham hasil pelaksanaan MESOP.(bani)

BERITA TERKAIT

Kewenangan Perhitungan Kerugian Negara - Mengembalikan Peran dan Pungsi BPK Pada Khittahnya

Kasus gagal bayar klaim PT Asuransi Jiwasraya menjadi perhatian publik dan termasuk pelaku industri asuransi yang mengaku khawatir bakal memberikan…

BTN Buyback Saham Senilai Rp 275 Miliar

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan pembelian saham perseroan atau buyback saham berkode BBTN tanpa melalui Rapat Umum Pemegang…

Ultrajaya Milk Raup Laba Rp 1,03 Triliun

Sepanjang tahun 2019, PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) mencatatkan laba Rp1,03 triliun atau tumbuh 47,94% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Ancaman Covid-19 - Reksa Dana Terproteksi Marak Diterbitkan

NERACA Jakarta – Meskipun kondisi pasar modal saham lesu, namun minat penerbitan produk investasi di pasar masih ramai. Berdasarkan siaran…

Jaga Stabilitas Harga Sahan - Telkom Buyback Saham Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Melaksanakan anjuran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi dan melakukan stabilisasi harga saham…

Dukung Physical Distancing - Sisternet-Siberkreasi Lakukan Kelas Edukasi Online

NERACA Jakarta - Mewabahnya COVID-19 di Indonesia tidak menghalangi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Sisternet untuk terus melanjutkan…