BEI Galakkan Edukasi Bagi Mahasiswa

Selasa, 29/10/2013

Guna meningkatkan minat investor lokal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Surabaya kembali melakukan edukasi dan sosialisasi pasar modal di kalangan mahasiswa. Alasannya, mahasiswa menjadi target Bursa Efek Indonesia karena mempunyai potensi besar sebagai calon investor pasar modal masa depan.

Head of Capital Market Information Center Surabaya Marketing Division, Nur Harjantie mengatakan, kedepan mahasiswa menjadi calon investor pasar modal yang berpotensial dan apalagi saat ini jumlah investor lokal masih sedikit, “Sampai saat ini jumlah investor pasar modal di Jawa Timur masih jauh dari target,"ujarnya di Surabaya, Senin (28/10).

Hingga saat ini, investor pasar modal di Jatim mencapai sekitar 43.800. Target yang dicanangkan yakni sebanyak 50.000 investor. Melesetnya target investor lokal di Jawa Timur, disebabkan adanya beberapa kendala yang dihadapi sehingga masih belum capai target, seperti anggapan investasi di pasar modal dinilai mahal dan membutuhkan uang besar.

Selain itu, perubahan lot saham. Dimana perdagangan dalam satuan round lot biasanya sampai 500 lembar. Namun, ke depan akan dirubah 1 lot menjadi 100 lembar. "Dengan lot 100, maka akan memudahkan transaksi dan tidak akan semahal yang dibayangkan orang," tuturnya.

Dia menjelaskan, dengan adanya perubahan lot tersebut, diharapkan juga menarik kalangan mahasiswa,”Dengan adanya perubahan ini, diharapkan banyak mahasiswa tertarik dan merubah pola dari konsumtif menjadi produktif,”jelasnya.

Sementara itu, jumlah emiten baru di Jatim pada tahun ini ada penambahan dua yakni dari PT Bank Maspion dan Spindo (PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk). Katanya, pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur cukup bagus, namun tidak seimbang dengan pertumbuhan perusahaan yang go public. "Perindustrian di Jawa Timur sangat prospek dan harusnya banyak IPO (initial public offering)," tandasnya. (bani)