BEI Galakkan Edukasi Bagi Mahasiswa

Guna meningkatkan minat investor lokal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Surabaya kembali melakukan edukasi dan sosialisasi pasar modal di kalangan mahasiswa. Alasannya, mahasiswa menjadi target Bursa Efek Indonesia karena mempunyai potensi besar sebagai calon investor pasar modal masa depan.

Head of Capital Market Information Center Surabaya Marketing Division, Nur Harjantie mengatakan, kedepan mahasiswa menjadi calon investor pasar modal yang berpotensial dan apalagi saat ini jumlah investor lokal masih sedikit, “Sampai saat ini jumlah investor pasar modal di Jawa Timur masih jauh dari target,"ujarnya di Surabaya, Senin (28/10).

Hingga saat ini, investor pasar modal di Jatim mencapai sekitar 43.800. Target yang dicanangkan yakni sebanyak 50.000 investor. Melesetnya target investor lokal di Jawa Timur, disebabkan adanya beberapa kendala yang dihadapi sehingga masih belum capai target, seperti anggapan investasi di pasar modal dinilai mahal dan membutuhkan uang besar.

Selain itu, perubahan lot saham. Dimana perdagangan dalam satuan round lot biasanya sampai 500 lembar. Namun, ke depan akan dirubah 1 lot menjadi 100 lembar. "Dengan lot 100, maka akan memudahkan transaksi dan tidak akan semahal yang dibayangkan orang," tuturnya.

Dia menjelaskan, dengan adanya perubahan lot tersebut, diharapkan juga menarik kalangan mahasiswa,”Dengan adanya perubahan ini, diharapkan banyak mahasiswa tertarik dan merubah pola dari konsumtif menjadi produktif,”jelasnya.

Sementara itu, jumlah emiten baru di Jatim pada tahun ini ada penambahan dua yakni dari PT Bank Maspion dan Spindo (PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk). Katanya, pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur cukup bagus, namun tidak seimbang dengan pertumbuhan perusahaan yang go public. "Perindustrian di Jawa Timur sangat prospek dan harusnya banyak IPO (initial public offering)," tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Menkumham: Pemerintah Terus Tingkatkan Akses Keadilan Bagi Semua

Menkumham: Pemerintah Terus Tingkatkan Akses Keadilan Bagi Semua NERACA Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly…

Literasi Keuangan Syariah Penting Bagi Keluarga

  NERACA   Jakarta - Indonesia merupakan pasar potensial bagi pengembangan ekonomi islam, pasalnya memiliki populasi penduduk Muslim terbesar di…

Mengadopsi Kesuksesan di Jepang - OJK Inisiasi Nabung Saham Bagi Anak-Anak

NERACA Jakarta – Perluas basis investor domestik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus giat melakukan sosialisasi dan edukasi pasar modal dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PPRO Berikan Kran Air Siap Minum di Semarang

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama…

Tawarkan IPO Rp 178 -198 Persaham - Interfood Bidik Kapasitas Produksi 10.600 Ton

NERACA Jakarta –Perusahaan produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)…

Mandom Targetkan Penjualan Tumbuh 10%

Sepanjang tahun 2019, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan…