ICB Bumiputera Akan Genjot UMKM

NERACA

Jakarta – Bank ICB Bumputera akan genjot pertumbuhan kredit terutama segmen UMKM di daerah-daerah pada tahun 2014. Pasalnya pasar kredit di daerah yang umumnya UMKM belum banyak terjamah. Sedangkan di Jakarta hanya boleh diberlakukan kredit korporasi saja.

“Kedepan rencana kita memang akan ngegedein kredit UMKM. Karena mulai tahun ini kita sudah berhenti koorporasi kecuali di Jakarta. Kebijakan ini sebetulnya akan lebih enak untuk kita bermain di UMKM,” kata kata Direktur PT ICB Bank Bumiputera, Sinbad R Hardjodipuro usai paparan publik tahunan di Menara ICB Bumiputera, Senin (28/10).

Lanjut, Sinbad mengatakan bahwa Bank Indonesia juga sudah menerapkan peraturan perluasan cabang dengan memberi perhatian kepada daerah-daerah. Katanya untuk tahun 2014 jika bank buka satu cabang di Jakarta maka juga harus buka empat cabang di daerah. Dan pasar kredit di daerah akan difokuskan kepada UKM. “Nah di daerah juga tidak ada lagi kredit korporasi, yang ada tinggal kredit UMKM. Karena kredit korporasi tinggal hanya di Jakarta saja.”

Kemudian Sinbad menjelaskan pada triwulan III tahun 2013 ini kredit pihaknya mengalami pencapaian yang signifikan dalma penyaluran kredit. Untuk kategori kredit korporasi sudah mencapai 58,1% sedangkan target akhir tahun 57,98%. Kredit UMKM sudah mencapai 11,6% dari target akhir tahun 12,50%. Bahkan kredit consumer sudah melebihi target yang dipatok pada posisi 29,52% kini ada di posisi 30,30%.

Sedangkan dalam bentuk nominal mata uang, penyaluran dari kredit korporasi pada triwulan tiga ini sudah mencapai Rp3,2 miliar atau Rp967,2 juta secara Year on Year. Untuk UKM sudah capai Rp395,9 juta atau Rp63,08 juta secara secara Year on Year. Kredit mikro Rp241,58 juta atau Rp57,5 juta secara Year on Year. Dan kredit consumer capai Rp1,6 miliar atau Rp233,3 juta secara Year on Year.

“Jadi total kredit yang kita berikan selama Januari hingga September 2013 ini sudah mencapai Rp5,495 triuliun ataun mengalami peningkatan sebanyak 15,24% dari tahun sebelumnya yang baru mencapai Rp5,15 triliun. Sedangkan target pertumbuhan penyaluran kredit di tahun 2013 itu sebanyak 16,53% atau Rp6 triliun. Sedangkan NPL kita ada di posisi 3,94%,” ungkap Sinbad.

Meski begitu pada laporan penghasilan bunga bersih dari penyaluran kredit Sinbad menjelaskan hingga September tahun 2013 ini Bank ICB Bumputera telah menghimpun laba bunga bersih sebanyak Rp220,4 juta. Angka itu menunjukan penurunan hingga 7,2% dibanding periode yang sama tahun 2012 di posisi Rp237,4 juta. “Sebab menurunnya pertumbuhan laba bersih kredit karena pinjaman dari pihak ketiga kita akui sulit di menej. Saya rasa itu juga kesulitan setiap bank. Tapi kita kan juga punya laba dari penghasilan di sektor lain yang bisa menutupi,” tambahnya.

Untuk itu Sinbad menjelaskan hingga September 2013 ini Bank ICB Bumputera telah mencapai laba sebelum pajak hingga Rp5,15 triliun atau mengalami peningkatan sebanyak 2,5% dari tahun periode yang sama pada tahun 2012 yang mencapai Rp5,02 triliun. Meski begitu laba bersih perusahaan justru mengalami penurunan sebanyak 8,4% dari sebelumnya di tahun 2012 ada di posisi Rp3,74 triliun menjadi Rp3,42 triliun. [lulus]

BERITA TERKAIT

Entrepreneur Daring Diminta Manfaatkan Kredit UMKM

    NERACA   Jakarta - Entrepreneur muda yang kini duduk sebagai anggota DPR, Ahmad Sahroni mendorong wirausahawan muda untuk…

Pelabuhan Gili Mas akan Membawa Dampak Bagi Wisata Lombok

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid yakin Terminal Gili Mas yang sedang dibangun oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III akan menjadi…

TCL Akan Ramaikan Grand Year and Sale Lazada - Nikmati Promo Smart Android TV with Harman Kardon Sound

TCL Akan Ramaikan Grand Year and Sale Lazada Nikmati Promo Smart Android TV with Harman Kardon Sound NERACA Jakarta -…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BJB Diminta Atasi Rentenir

      NERACA   Bandung - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil meminta Bank BJB ikut melindungi masyarakat agar…

Mandiri Syariah Tawarkan Solusi Hedging Syariah

  NERACA   Surabaya - Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyediakan solusi mitigasi risiko fluktuasi mata uang melalui produk hedging…

Adira Insurance Hadirkan Asuransi Perjalanan

      NERACA   Jakarta – PT Adira Insurance menyiapkan produk asuransi perjalanan yaitu Travellin. Digital Business Division Head…