Bisnis Mitra Pinasthika Makin Kinclong - Penjualan Motor Capai 678 Ribu Unit

NERACA

Jakarta- PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mencatatat pendapatan bersih senilai Rp10,3 triliun pada kuartal ketiga 2013, atau naik 31% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,9 triliun. Alhasil, mendorong pertumbuhan laba bersih perseroan naik 33% menjadi sebesar Rp411 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp309 miliar. “Keberhasilan MPMX melanjutkan momentum pertumbuhan didukung oleh konsistensi perusahaan untuk meningkatkan kinerja operasionalnya,” kata Kepala Korporasi dan Komunikasi Mitra Pinasthika, Zahnia di Jakarta, Senin (28/10).

Disebutkan Zahnia, pada kuartal ketiga 2013 PT Mitra Pinasthika Mulia (Mulia) mencatatkan penjualan sebanyak 676.655 unit atau tumbuh 27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 533.681 unit. Peningkatan penjualan Mulia yang menjadi distributor utama motor Honda di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur tercatat di atas penjualan motor secara nasional yang hanya tumbuh sekitar 9%.

Sementara bisnis rental kendaraan bermotor perseroan melalui PT Mitra Pinasthika Mustika Rent mampu meningkatkan jumlah armadanya hingga 85% menjadi 13.030 unit, dan memberikan peningkatan kontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan perseroan sepanjang periode ini, dari 5% menjadi 6%.

Adapun di sektor jasa keuangan, dua perusahaan pembiayaan perseroan mencatatkan peningkatan dari Rp2,1 trilliun menjadi Rp2,5 triliun. Pembiayaan mengalami peningkatan sebesar 17% pada periode tersebut. Untuk penjualan oli pelumas PT Federal Karyatama sebesar 10% atau menjadi 47 juta liter.

Manajemen perseroan sebelumnya mengaku meningkatnya penjualan roda dua di Indonesia juga berdampak positif bagi bisnis oli perseroan. Pada enam bulan pertama tahun ini saja, Federal Karyatama (FKT) mencatatkan kenaikan penjualan oli sebesar 10% menjadi 32,12 juta liter dibanding periode sama tahun lalu sebesar 29,10 juta liter.

Sementara penjualan motor Honda oleh unit usahanya, MPM Mulia pada semester pertama 2013 meningkat secara signifikan mencapai 447.578 unit atau meningkat 26% dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 355.758 unit. “Peningkatan ini jauh di atas penjualan sepeda motor Honda nasional yang naik 12% dan penjualan sepeda motor nasional yang naik 6% dari bulan Januari-Juni 2013,” kata Direktur Keuangan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, Troy Parwata.

Menurut dia, hampir seluruh unit usaha perseroan pada semester pertama 2013 mencatatkan pertumbuhan signifikan. Terjadinya kenaikan suku bunga dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini dinilai hanya akan berdampak sementara. Selain itu, pihaknya optimistis dengan dengan jumlah kelas menengah di Indonesia yang terus mengalami peningkatan juga akan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan di sektor konsumer otomotif.

Pihaknya mencatat, selain meningkatnya penjualan motor Honda oleh unit usahanya MPMMuilia, MPMRent yang merupakan unit usaha untuk sewa kendaraan juga meningkat lebih dari 74% atau telah mengoperasikan armada sebanyak 12.104 unit dibandingkan periode sama tahun 2012 sebanyak 6.955 unit. (lia)

BERITA TERKAIT

Audi Ingin Gandakan Penjualan di China Dalam 6 Tahun

NERACA Jakarta – Merek premium dari grup Volkswagen, Audi, menyatakan ingin melipatgandakan angka penjualan selama enam tahun mendatang di China…

Layanan KRL Makin Buruk

Peningkatan kapasitas rute KRL Commuterline Jakarta Kota-Bekasi-Cikarang dan pengurangan frekuensi perjalanan Tangerang-Stasiun Duri telah membuat banyak penumpang kecewa. Pasalnya, penumpang…

321 Ribu Wajib Pajak Badan Telah Laporkan SPT

      NERACA   Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyampaikan sebanyak 321 ribu Wajib Pajak Badan sudah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

IHSG Sepekan Tumbuh 1,07% - Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

BEI Padang Ikut Gelar Tes Serentak CMP DP

Sebanyak 86 peserta mengikuti tes tertulis tenaga profesional pasar modal untuk mengikuti Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) 2018 yang diselenggarakan…

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…