CIMB Niaga Targetkan 10% Volume Transaksi

Selasa, 29/10/2013

NERACA

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga mematok total volume transaksi masyarakat sebesar 10% dari kerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam hal pembelian tiket melalui e commerce payment dan merchant.

“Kami berharap bisa 10% dan nantinya bisa terus bertumbuh mengikuti pertumbuhan dari sisi PT KAI-nya. Kan PT KAI sendiri menargetkan ada pertumbuhan pengguna itu sampai 1,2 juta pada 2019,” ujar Head of Corporate Funding CIMB Niaga, Erwina Wigneswara, di Jakarta, Senin (28/10)

Menurut dia, melalui e-commerce payment, pengguna kereta api bisa melakukan pembayaran langsung tiket kereta api melalui website resmi KAI, dengan mengggunakan CIMB clicks.

Lebih lanjut Erwina menjelaskan, hadirnya fasilitas ini menambah fasilitas layanan pembayaran tiket lainnya yang telah dihadirkan CIMB Niaga dan PT KAI, yakni melalui ATM CIMB Niaga di seluruh Indonesia sebanyak 2.537 ATM dan e channel CIMB Niaga secara realtime online.

“Hal ini untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan pengguna kereta api dan juga nasabah CIMB Niaga yang hendak melakukan pembayaran tiket kereta api,” imbuh Erwina

Erwina mengatakan, terkait detail angka pasti yang akan diperoleh CIMB Niaga dari kerjasama ini belum ada angka yang pasti. “Jika detailnya masiha da perlu hitung hitungan yang dilakukan dan menunggu perkembangannya,” imbuh Erwina.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur keuangan PT KAI, Kurniadi Atmosasito mengatakan sebagai salah satu bank terbesar ditanah air dengan nasabah yang cukup besar, memang menjadi pasar yang potensial. “Ini tentunya bisa berdampak kepada peningkatan penjualan tiket kereta api, selain itu untuk jangka panjang bisa meningkatkan pertumbuhan bisnis kami,” kata Kurniadi.

Kurniadi menjelaskan, fasilitas e-commerce payment dan merchant yang telah tersedia ini, bisa menjadi sala satu cara untuk meningkatkan layanan PT KAI kepada seluruh pengguna jasa kereta api di Indonesia.

Selain itu, PT KAI juga mengaku sedang melakukan penjajakan kerjasama dengan beberapa bank untuk melancarkan transaksi pembelian tiket kereta api, khususny Commuter Line Jabodetabek.

Direktur Komersial PT Jakarta Commuter Jabodetabek Makmur Syaheran, mengungkapkan ada tujuh bank yang digandeng KAI untuk mendukung program ini. Yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank DKI, Bank Mega, BCA dan Bank Bukopin.

Dia menjelaskan, penjajakan teknis memang sangat dibutuhkan untuk membulai proses tersebut. “Hal tersebut terjadi karena masing-masing bank menerapkan sistem yang berbeda pada setiap kartu pembayarannya,” imbuh dia.

Makmur mengatakan, jika membicarakan penggunaan kartu, semuanya pasti memiliki sistem keamanan. “Nanti kita gabungkan dalam satu transaksi. Pada saat nasabah menggunakan kartunya untuk melakukan perjalanan dengan KRL, saat tap in maupun tap out, itu tersambung dengan sistem mereka," jelas Makmur.

Menurut dia, PT KAI tidak akan membatasi pembelian karcis commuter line menggunakan kartu pembayaran tertentu. "Terserah operator kartunya apa. Mau debit atau kredit atau prepaid. Lebih pas sih yang sudah dikeluarkan, seperti BRI BRizzi atau Flazz. Yang jelas dari sisi kartunya sendiri, kita basisnya sudah teknologi yang terakhir," jelas Makmur. [sylke]