Blackberry Messenger Aplikasi - Kembali Rilis Untuk iOS dan Android

Setelah lama dinantikan akhirnya BlackBerry beberapa waktu lalu mengkonfirmasikan jadwal kehadiran aplikasi instant messaging populer mereka, BBM, ke sistem operasi iOS dan Android. Setelah beberapa waktu lalu membuat kecewa jutaan pengguna smartphone berbasis iOS dan Android kerena kabar pembatalan rilis BBM di kedua sistem operasi tersebut karena beberapa masalah teknis, kini BlackBerry kembali menjanjikan aplikasi instant messaging tersebut segera hadir di kedua sistem operasi tersebut. Hanya saja, untuk dapat menggunakan BBM, pengguna iOS dan Android kini harus menunggu dalam sistem antrian yang diberlakukan pihak BlackBerry untuk menghindari terjadinya lonjakan pengguna instant messaging tersebut, yang pada akhirnya merusak rencana awal perilisan BBM bulan lalu. Pengguna iOS dan Android yang telah mendownload aplikasi tersebut harus memasukkan alamat emailnya dan menunggu email balasan dari BlackBerry yang akan dikirimkan ketika email pengguna telah sampai ke baris terdepan dalam antrian. Namun, untuk pengguna iOS dan Android yang telah mendaftarkan emailnya ke BBM.com, pihak BlackBerry menjamin akses langsung ke layanan instant messaging tersebut begitu aplikasi tersedia. Setelah tertunda selama sebulan semenjak peluncurannya, pada akhirnya Blackberry Messenger (BBM) dapat dinikmati oleh para pengguna Android dan iOS. Benar saja, aplikasinya pun sudah ada dan bisa untuk didownload. Walaupun telah terjadi penundaan pada peluncuran aplikasi BBM ini, tidak membuat orang “ogah” untuk mendownloadnya. Jika pada saat tanggal 21 September 2013 yang lalu pihak Blackberry mengklaim bahwa dalam waktu 8 jam ada sekitar 1,1 juta pengguna yang terdaftar sebagai pengguna BBM non perangkat Blackberry, kali ini ternyata lebih banyak lagi. Pada Twitter resmi BBM, sang admin mengatakan bahwa aplikasi tersebut sudah terdownload sebanyak 5 juta. Hal tersebut tercatat 8 jam setelah aplikasi tersebut secara resmi dapat didownload untuk Android dan iOS. Sayangnya, dari 5 juta download tersebut tidak jelas berapa banyak yang sudah dapat menggunakan BBM secara penuh. Dari pemantauan, masih banyak pengguna Android dan iOS yang masih harus mengantri untuk dapat email konfirmasi dari Blackberry agar bisa melakukan chatting dengan aplikasi BBM.

Setelah lama dinantikan akhirnya BlackBerry massanger (BBM) hadir juga dalam aplikasi instant messaging di sistem operasi iOS dan Android. Setelah beberapa waktu lalu membuat kecewa jutaan pengguna smartphone berbasis iOS dan Android karena kabar pembatalan rilis BBM di kedua sistem operasi tersebut karena beberapa masalah teknis.

Hanya saja, untuk dapat mengaplikasikan BBM, pengguna iOS dan Android kini harus menunggu dalam sistem antrean yang diberlakukan pihak BlackBerry untuk menghindari terjadinya lonjakan pengguna instant messaging tersebut. Pengguna iOS dan Android yang telah mengunduh aplikasi tersebut harus memasukkan alamat emailnya dan menunggu email balasan dari BlackBerry yang akan dikirimkan ketika email pengguna telah sampai ke baris terdepan dalam antrean.

Namun, untuk pengguna iOS dan Android yang telah mendaftarkan emailnya ke BBM.com, pihak BlackBerry menjamin akses langsung ke layanan instant messaging tersebut dapat dinikmati.

Pada saat tanggal 21 September 2013 yang lalu pihak Blackberry mengklaim bahwa dalam waktu 8 jam ada sekitar 1,1 juta pengguna yang terdaftar sebagai pengguna BBM non perangkat Blackberry. Kali ini jumlahnya ternyata lebih banyak lagi. Kepada twitter resmi BBM, sang admin mengatakan bahwa aplikasi tersebut sudah terdownload sebanyak 5 juta. Hal tersebut tercatat 8 jam setelah aplikasi tersebut secara resmi dapat didownload untuk Android dan iOS.

Sayangnya, dari 5 juta download tersebut tidak jelas berapa banyak yang sudah dapat menggunakan BBM secara penuh. Dari pemantauan, masih banyak pengguna Android dan iOS yang masih harus mengantre untuk dapat email konfirmasi dari Blackberry agar bisa melakukan chatting dengan aplikasi BBM.

Related posts