Kuartal Tiga, Premi Panin Life Tumbuh 69%

​NERACA

Jakarta – PT Panin Life (Panin Life) mencatatkan perolehan premi hingga kuartal tiga 2013 meningkat sebesar ​69% menjadi Rp2,7 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Wakil Presiden Direktur Panin Life, Simon Imanto mengatakan, kenaikkan ini terjadi akibat meningkatnya bisnis dari berbagai kanal distribusi yang dibangun Panin Life, “Kinerja yang baik ini karena adanya dorongan dari kanal distribusi yakni, bancassurance, agency, direct marketing serta group insurance,”ungkapnya.

Selain kontribusi dari kanal distribusi yang kuat, Panin Life juga didukung oleh luasnya jaringan pemasaran yang tersebar di Sumatara, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Lebih lanjut, Simon menjelaskan, dari sisi aset, Panin Life membukukan sebesar Rp7,8 triliun dan ekuitas sebesar Rp4 triliun per 30 September 2013.

Selain itu, Panin Life juga mencatatkan total pembayaran klaim sebesar Rp52,2 miliar kepada lebih dari 4.700 nasabah dalam periode 1 Januari 2013 hingga 30 September 2013.“Pertumbuhan ini juga terjadi karena saat ini masyarakat Indonesia semakin menyadari akan pentingnya perlindungan asuransi,” ujar dia.

Simon menjelaskan, sebagai perusahaan asuransi jiwa, pihaknya selalu terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan perlindungan dalam jangka panjang. Panin Life juga menyediakan berbagai alternatif program perlindungan asuransi mulai dari produk asuransi jiwa, investasi hingga produk syariah. Pembayaran klaim membuktikan komitmen Panin Life dalam upaya memenuhi kebutuhan nasabah akan perlindungan dalam jangka panjang.

Sebelumnya, berdasarkan laporan keuanganl yang belum diaudit, sepanjang semester I tahun ini, Panin Life telah melakukan pembayaran lebih dari 3.000 klaim atas kecelakaan, rawat inap, kematian dan penyakit kritis, dengan nilai total lebih dari Rp36 miliar. (sylke)

BERITA TERKAIT

Suku Bunga Acuan Diprediksi Naik Kuartal IV

      NERACA   Jakarta - Chief Economist PT Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja memprediksi suku bunga acuan atau…

Tumbuh Berani di Tengah Gelombang

Oleh: Mochammad Bayu Tjahono, Staf Direktorat Jenderal Pajak *) Tak salah jika menyebut tahun 2018 merupakan tahun politik. Pada 27…

Tiga Tahun Jokowi Diklaim Berhasil Turunkan Inflasi

      NERACA   Padang - Pejabat Kantor Staf Presiden (KSP) memaparkan dalam tiga tahun perjalanan pemerintahan Presiden Jokowi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Suku Bunga Acuan Diprediksi Naik Kuartal IV

      NERACA   Jakarta - Chief Economist PT Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja memprediksi suku bunga acuan atau…

AAJI Dorong Asuransi Manfaatkan Aplikasi Digital

      NERACA   Bali - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendorong anggotanya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi teknologi digital…

Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan KPR 15%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk membidik pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat mencapai 15…