OJK Terus Galakkan Edukasi Konsumen

Untuk menciptakan rasa aman bagi investor dalam menggunakan produk jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggalakkan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya perlindungan konsumen.

Kepala Divisi Informasi bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Eko Ariyanto mengatakan, edukasi perlindungan konsumen perlu disampaikan kepada masyarakat luas untuk menghadirkan rasa aman dalam transaksi dan menggunakan produk jasa keuangan lainnya, “ujar dia di Jakarta kemarin.

Menurutnya, fungsi edukasi dan perlindungan konsumen merupakan pilar penting dalam sektor jasa keuangan. Pasalnya, edukasi yang bersifat preventif dibutuhkan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada konsumen. OJK selain memperkenalkan produk dan jasa keuangan, juga bertujuan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan produk dan jasa keuangan sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko yang diharapkan.

Eko menegaskan, OJK sebagai lembaga independen dan bebas dari campur tangan pihak lain yang memiliki tugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor industri keuangan non bank (IKNB), “Peran OJK adalah mewujudkan terciptanya kegiatan di dalam sektor jasa keuangan yang teratur, adil, transparan dan akuntabel, mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, serta melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat,”ujarnya.

Salah satu latar belakang pembentukan OJK adalah belum optimalnya perlindungan konsumen jasa keuangan. Data Bank Indonesia dan Bapepam LK menunjukkan, pengaduan konsumen keuangan yang diterima masih cukup besar. Hal yang sama juga dialami oleh Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BKPN) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang juga banyak menerima pengaduan konsumen terhadap layanan jasa keuangan. (bani)

BERITA TERKAIT

OJK Revisi Target Pertumbuhan Kredit Bank

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merevisi ke bawah target pertumbuhan kredit perbankan menjadi 9 persen…

Soal Sanksi Kepada Garuda - BEI Masih Menunggu Keputusan Final OJK

NERACA Jakarta –PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku tengah menunggu keputusan final dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait sanksi yang…

Dandim 0607 : Kita Terus Kawal Sektor Pertanian - Kodim 0607 Kota Sukabumi Lakukan Pendampingan Empat Wilayah Rawan Pangan

Dandim 0607 : Kita Terus Kawal Sektor Pertanian Kodim 0607 Kota Sukabumi Lakukan Pendampingan Empat Wilayah Rawan Pangan NERACA Sukabumi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Obligasi Waskita Beton Oversubscribe 2,18 Kali

NERACA Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribe untuk penawaran awal obligasi berkelanjutan I…

Mahaka Radio Bagikan Dividen Rp 7 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar…

Dividen Delta Djakarta Naik 88,3% - Pemprov DKI Jakarta Kebagian Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta – Di balik rencana pemerintah provinsi DKI Jakarta menjual seluruh kepemilikan sahamnya di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA),…