Laba Bersih BW Plantation Turun 51,62%

Kuartal tiga tahun ini, PT BW Plantation Tbk (BWPT) mencatat laba bersih sebesar Rp107,5 miliar atau anjlok 51,62% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp222,18 miliar. Hal tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, turunnya laba bersih perseroan dipicu naiknya sejumlah beban di tengah bertambahnya pendapatan usaha sekitar 2,84% menjadi Rp786,11 miliar dibanding kuartal III/2012 senilai Rp764,38 miliar. Sementara beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp440,81 miliar dari kuartal III tahun lalu Rp294,01 miliar.

Selain itu, beban penjualan juga naik menjadi Rp11,68 miliar dari Rp7,9 miliar, beban umum dan administrasi melonjak menjadi Rp134,7 miliar dari Rp93,2 miliar. Kendati demikian, perseroan berhasil meningkatkan pendapatan lainnya menjadi Rp4,96 miliar dari Rp4,08 miliar dan menurunkan beban lainnya menjadi Rp2,47 miliar dari Rp3,3 miliar. Selain itu, baban keuangan juga susut menjadi Rp60,57 miliar dari Rp67,71 miliar.

Adapun, laba bersih per saham dasar tergerus menjadi Rp26,53 per saham dibanding sebelumnya Rp54,96 per saham. Harga saham perseroan pukul 10.05 WIB, turun Rp10 atau 4,1 persen menjadi Rp880 per saham. Sementara saldo perseroan per akhir September 2013 tercatat sebesar Rp404,19 miliar, turun tipis dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp404,32 miliar.

Jumlah aset perseroan per akhir bulan lalu tercatat sebesar Rp5,92 triliun atau naik dibanding akhir tahun lalu Rp4,91 triliun, dengan liablitas mencapai Rp4,17 triliun atau naik dibanding Desember 2012 senilai Rp3,25 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Laba Bersih Sido Muncul Terkoreksi 24,37%

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatatkan laba bersih sebesar…

Puskepi: Harga Tiket Pesawat Turun Apabila Avtur Disubsidi

NERACA Jakarta – Direktur Puskepi, Sofyano Zakaria menyatakan, harga tiket pesawat baru akan turun apabila harga avtur disubsidi oleh pemerintah.…

XL Bukukan Rugi Bersih Rp 3,29 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT XL Axiata Tbk (EXCL) membukukan rugi bersih hingga Rp 3,29 triliun. Perseroan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pemda Kalsel Tertarik Untuk Obligasi Daerah

NERACA Banjarmasin -Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Rudy Resnawan menyatakan tertarik dengan potensi pengembangan obligasi daerah sebagai sumber pendanaan untuk…

URBN Bidik Rp 650,3 Miliar Private Placement

Danai pengembangan bisnisnya, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) berencana menerbitkan 320,366 juta lembar saham baru atau 10% dari modal…

Aksi Ambil Untung Hambat Penguatan IHSG

NERACA Jakarta  -Mengakhiri perdagangan Selasa (19/2) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah tipis dipicu…