Janji Speedy Tidak Tepat

Sebulan yang lalu petugas bagian pemasaran Speedy Telkom menginformasikan berakhirnya tarif promo, dan akan diberlakukan tarif bulanan yang bersifat flat sebesar Rp 160.000 dengan pemakaian kuota bebas. Kami tentu langsung tertarik untuk didaftarkan sebagai pelanggan (ID No: 122848219648) via kantor Telkom Kota Bekasi.

Namun ketika kami membayar melalui ATM BCA pada 25 Oktober 2013 ternyata jumlah tagihan mencapai Rp 224.250 untuk bulan Oktober 2013. Terus terang kami sangat kecewa, karena janji Speedy tidak sesuai dengan kenyataan yang telah kami bayarkan tersebut. Kami menuntut pengembalian atas kelebihan pembayaran yang tak sesuai janji semula yang disampaikan sebulan lalu itu.

Mohon perhatian pimpinan PT Telkom Tbk atas kejadian ini. Jangan membohongi konsumen dengan janji yang disampaikan tim pemasaran BUMN tersebut. Bagaimanapun, Janji harus dipegang teguh supaya tidak membuat kecewa konsumen Speedy.

Pelanggan Speedy, Bekasi

BERITA TERKAIT

Peneliti:Kasus Beras Busuk Karena Distribusi Tidak Baik

NERACA Jakarta - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menilai kasus 6.000 ton beras busuk di…

Pemkab Tangerang Pantau 100 Perusahaan Tidak Patuh LKPM

Pemkab Tangerang Pantau 100 Perusahaan Tidak Patuh LKPM NERACA Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, melakukan pemantauan rutin terhadap…

Survei LSI: Delapan Persen Publik Tidak Tahu KPK

Survei LSI: Delapan Persen Publik Tidak Tahu KPK NERACA Jakarta - Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) tentang sektor privat…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

Sulit Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Ketika akan membayar iuran BPJS Kesehatan di Indomaret sekitar stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, ternyata pelayan mengatakan jaringan internetnya lagi bermasalah…

Dinas Kesehatan Kota Bekasi Supaya Proaktif

Mengingat masa berlaku Kartu Sehat (KS) yang dikeluarkan Pemkot Bekasi tercantum hingga Desember 2018, alangkah baiknya Dinas Kesehatan Kota Bekasi…

Susahnya Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Sering sekali masyarakat kesulitan membayar iuran BPJS Kesehatan karena masalah teknis jaringan internet, atau apa gak jelas. Pengalaman keluarga kami…