Global Mediacom Buyback 55,32 Juta Saham

PT Global Mediacom Tbk (BMTR) kembali melakukan pembelian kembali saham (buyback) sebanyak 55.32 juta saham. Perseroan membeli sejumlah saham tersebut di harga Rp2.200 dengan total senilai Rp121,71 miliar. Informasi tersebut disampaikan manajemen perseroan dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (24/10).

Disebutkan, transaksi tersebut dilakukan pada 22 Oktober 2013. Aksi korporasi yang dilakukan perseroan ini merujuk peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor. 2/POJK.04/2013 tanggal 23 Agustus 2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik Dalam Kondisi Pasar yang berfluktuasi Secara Signifikan (Buyback).

Sejauh ini, PT Global Mediacom Tbk diperkirakan telah melakukan buyback mencapai 339,24 juta lembar saham. Sebelumnya perseroan juga telah membeli sebanyak 32,98 juta sahamnya. Seperti diketahui, MNC grup menjadi perseroan yang aktif melakukan buyback. Selain BMTR, langkah yang sama juga dilakukan dua perusahaan grup MNC lainnya, PT MNC Land Tbk (KPIG) dan PT MNC Investama Tbk (BHIT).

Perseroan menunjuk PT MNC Securities sebagai perantara pedagang efek atas rencana buyback ini. Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK, Nurhaida pernah mengatakan, OJK akan memberikan kemudahan emiten untuk melakukan buyback yang diatur dalam peraturan OJK Nomor 02/POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan oleh emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan.

Dalam ketentuan buyback, perusahaan dapat membeli kembali sahamnya sampai batas maksimal 20% dari modal disetor tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Menurut Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, di tengah fluktuasi pasar saham, emiten yang berminat buyback sebaiknya melakukan langkah ini secara bertahap hingga enam bulan ke depan sambil mengamati perkembangan pasar. Setelah enam bulan kondisi pasar sudah membaik maka emiten dapat menjual kembali saham hasil buyback tersebut. (lia)

BERITA TERKAIT

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Penjatahan Saham Efektif Berlaku Awal 2018

NERACA Jakarta –Wacana penjatahan saham IPO bagi investor ritel dan istitusi tengah di kodok PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…