Express Luncurkan Taksi MPV di Semarang

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) meluncurkan 100 armada taksi jenis kendaraan multi guna (MPV) di Semarang, Jawa tengah. Peluncuran jenis MPV ini untuk melayani kebutuhan akan angkutan ‘paratransit’ (transportasi umum tanpa trayek) dengan kapasitas tampung yang lebih besar.

Menurut Presiden Direktur PT Express Transindo Utama Tbk Daniel Podiman mengatakan bahwa jenis MPV ini dapat mengangkut 7 orang dewasa sehingga ideal untuk keluarga ataupun rombongan turis.“Taksi Express MPV akan beroperasi dengan tarif reguler. Di sini kami berusaha memberikan diferensiasi layanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap taksi hemat dan nyaman”, ujarnya dalam siaran pers perseroan yang diterima Neraca, Kamis (24/10).

Dia menambahkan bahwa hematnya taksi ini karena mempunyai daya muat yang lebih banyak, baik dari sisi jumlah penumpang atau volume bagasi yang bisa ditampung. Selain itu penggunaaan kendaraan jenis MPV ini juga lebih efisien untuk biaya operasional taksi,”Dengan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat, maka mitra pengemudi dapat memaksimalkan pendapatan, namun juga tetap dengan tarif yang hemat bagi konsumen”, katanya.

Selain itu dia juga mengungkapkan bahwa skema kemitraan yang diterapkan perseroan terhadap pengemudi membuat pengemudi harus berhemat bahan bakar agar memperoleh pendapatan yang tinggi.“Skema kemitraan kami dengan pengemudi mewajibkan mereka memberikan jumlah setoran tertentu dan sisa pendapatannya dapat dibawa pulang. Sehingga penghematan BBM dengan jenis mobil MPV ini akan membantu meningkatkan pendapatan mitra pengemudi”, ungkapnnya.

Menurut dia, angkutan umum paratransit merupakan angkutan yang tidak memiliki rute dan jadwal yang tetap dalam beroperasi disepanjang rutenya, sedangkan angkutan umum masstransit merupakan angkutan yang memiliki rute dan jadwal yang tetap serta tempat pemberhentian yang jelas.“Saat ini taksi jenis MPV belum banyak dieksplorasi, layanan paratransit lebih banyak dilayani oleh taksi jenis sedan. Namun sebenarnya kebutuhan akan kendaraan paratransit di Indonesia masih besar”, tuturnya.

Dia juga membandingkan bahwa di luar negeri, angkutan paratransit jenis MPV telah banyak berkembang. Seperti di Singapura dan Malaysia, angkutan jenis MPV sudah banyak ditemui. Sementara perseroan memilih memulai paratransit MPV ini dari Semarang dan diharapkan, kedepannya Taksi Express MPV dapat hadir di kota-kota yang lain untuk melayani pelanggan lainnya. (nurul)

BERITA TERKAIT

Prudential Luncurkan Asuransi untuk UMKM

    NERACA   Jakarta - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan PRUWorks untuk UMKM, lini bisnis Asuransi Kumpulan…

Sequis Luncurkan Produk Asuransi dengan Perlindungan Hingga Rp90 miliar

    NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sequis Life meluncurkan produk asuransi kesehatan dengan perlindungan hingga Rp 90…

Galeri Industri Kreatif Semarang Wadah Promosi Produk Inovatif

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong tumbuhnya industri kreatif di Tanah Air sekaligus juga memacu daya saingnya agar mampu…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Surya Semesta Siapkan Capex Rp 770 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pengembang kawasan industri, PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA) mengalokasikan belanja modal sebesar Rp770 miliar pada…

Ketua DPR Dorong Perusahaan Go Public

Ketua DPR Bambang Soesatyo menginginkan lebih banyak lagi perusahaan yang melantai atau mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) karena…

Tetapkan IPO Rp193 Persaham - Satyamitra Kemas Oversubscribed 1,5 Kali

NERACA Jakarta - PT Satyamitra Kemas Lestari (SKL) menetapkan harga penawaran umum saham perdana sebesar Rp193 per saham. Harga penawaran umum…