Unilever Siapkan Go Privet Anak Usaha

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengummumkan sister company perseroan yaitu PT Unilever Body Care Indonesia Tbk (PROD) akan melakukan go private setelah dihapuskan pencatatan sahamnya (delisting) pada 2009. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (23/10).

Disebutkan bahwa PROD sebelumnya dikenal dengan nama PT Sara Lee Body Care Indonesia Tbk. PROD adalah sister company dari UNVR. PROD telah didelisting dari bursa sejak 2009. Rencana go priovate PROD telah diumumkan ke publik pada 23 Oktober 2013.“Sebelumnya beredar kabar bahwa yang akan melakukan go private adalah pihak Unilever, tetapi itu tdak benar. Yang akan melakukan go private adalah sister company kami”, ujar Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk Sancoyo Antarikso.

Terkait harga saham perseroan yang cukup tingi, sekitar Rp30.000 per lembar saham, perseroan belum berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split). Menurut dia, sejauh ini perseroan belum akan melakukan stock split karena masih ada pilihan dalam meningkatkan jumlah saham publik Unilever serta likuiditas sahamnya, dengan melakukan berbagai aksi korporasi.

Perseroan melihat sahamnya masih cukup likuid di pasar sehingga belum ada rencana untuk melakukan stock split. Sementara, perseroan pada semester pertama tahun ini membukukan kenaikan laba ke pemilik entitas induk naik 21,21% menjadi Rp2,82 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,32 triliun. Kenaikan laba ini diikuti kenaikan pendapatan sebesar 15,50% menjadi Rp15,43 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp13,35 triliun.

Harga pokok penjualan perseroan naik menjadi Rp7,46 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp6,61 triliun. Laba bruto perseroan naik menjadi Rp7,96 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp6,74 triliun. Beban pemasaran dan penjualan perseroan naik menjadi Rp3,21 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,89 triliun. Beban umum perseroan naik menjadi Rp1,01 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp760,80 miliar. (nurul)

BERITA TERKAIT

Vivendi Investasi US$ 500 Juta - Global Mediacom Rencanakan IPO Anak Usaha

NERACA Jakarta – Teka teki siapa yang berniat invetasi MNC Group, akhirnya terbuka juga informasi. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)…

Dunia Usaha - Kemenperin Dorong Santripreneur Manfaatkan Teknologi Digital

NERACA Bandar Lampung - Direktur Jenderal Industri Kecil dan Aneka, Gati Wibawaningsing mengatakan terus melakukan pembinaan dan pelatihan santri berindustri…

Setor Modal Rp 11 Miliar - Mega Perintis Bikin Anak Usaha Pakaian Jadi

NERACA Jakarta  - Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) baru saja merampungkan pembentukan entitas anak usaha baru yang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…