Dukungan Dana Pulau Ikonik Sumba

Kedutaan Norwegia Sumbangkan 600 Ribu Euro

Sabtu, 26/10/2013

NERACA

Dalam upaya untuk mensosialisasikan konsep Pulau Ikonik Energi Terbarukan, Pulau Sumba dipilih sebagai lokasi pertama yang ideal untuk mewujudkan penyediaan energi setempat sebesar 100% dari energi terbarukan.

Pemilihan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonis ini didasari oleh kajian yang menunjukkan bahwa potensi energi baru dan terbarukan di Sumba yang sangat besar. Potensi tersebut sangat disayangkan jika tidak dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alat utama penggerak roda ekonomi masyarakat Sumba.

Pelaksanaan dari Program Pulau Ikonik ini mempunyai pendekatan multi-actor, yang mendorong para pemangku kepentingan di sektor energi terbarukan berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan di Sumba. Dalam hal ini,

Kedutaan Besar Norwegia akan menyumbangkan dana hibah sebesar 600.000 euro untuk mendukung Pulau Sumba sebagai proyek percontohan penggunaan energi terbarukan. Dukungan dana untuk program bertajuk "Pulau Ikonik Sumba" itu diberikan melalui organisasi pembangunan Belanda, Hivos, dengan dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Minister Counsellor dari Kedutaan Besar Norwegia Marianne Damhaug menuturkan, Sumba dapat menjadi model bagi daerah atau pulau lain di Indonesia atau bahkan diluar negeri.

"Alasan utama kami memberikan dukungan pada program ini adalah kerjasama yang terjalin antarpemangku kebijakan serta kesempatan untuk turut mendukung pembangunan melalui energi terbarukan," kata dia.

Dana hibah itu, menurut Damhaug, akan digunakan untuk memfungsikan sekretariat Kelompok Kerja Sumba yang dipimpin oleh Kementerian ESDM. Selain itu untuk menerapkan solusi energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga air bagi masyarakat terpencil, warung energi yang menyediakan lentera surya dan pengisian ponsel, panel surya untuk memompa air irigasi, dan biogas yang dihasilkan dari kotoran hewan ternak untuk memasak dan penerangan.