Disetujui Anggaran Tambahan BPS Rp 550 Miliar

Disetujui Anggaran Tambahan BPS Rp 550 Miliar

Jakarta--- DPR tampaknya memberi isyarat persetujuan terkait usulan pagu tambahan APBN Perubahan untuk Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp 550 miliar, dari pagu APBN 2011 sebesar Rp2.291 triliun

Wakil Ketua Komisi XI Achsanul Qosasi yang memimpin rapat mengatakan, Komisi XI perlu men-support kinerja BPS untuk menjalankan tugasnya dalam pendataan yang kali ini tidak hanya menyensus populasi penduduk tetapi juga mengklasifikasikan warga miskin dan hampir miskin.

"BPS ini kita harapkan menjadi patokan segala data. Baik tentang populasi warga maupun klasifikasi miskin dan hampir miskin. Supaya mempermudah pemerintah dalam hal ini kementerian dalam menentukan arah kebijakan," kata Achsanul kepada wartawan,13/7.

Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, pagu tambahan masing-masing sebesar Rp 250 miliar untuk kebutuhan operasional BPS termasuk penambahan Rp 3.000 pegawai dan kebutuhan operasional lainnya. Sementara sebesar Rp 300 miliar digunakan untuk program pendataan masyarakat miskin dan hampir miskin.

Pagu tambahan tersebut, menurut Kepala BPS Rusman Heryawan akan digunakan untuk tiga program. Pertama, program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas lainnya. Kedua, untuk program penyediaan dan pelayanan informasi statistik. Dan ketiga, program peningkatan sarana dan prasarana aparatur BPS. "BPS memerlukan tambahan pagu anggaran Rp550 miliar dan sudah masuk pada 2 Februari lalu," katanya.

Rusman optimistis dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik. Pasalnya pada tahun ini BPS telah berhasil melakukan optimalisasi pengadaan barang dan jasa sebesar Rp26 miliar. "Kami mendapat reward Rp2,6 miliar dari situ (optimalisasi). Dimanfaatkan untuk kegiatan prioritas 2011 untuk menampung kekurangan biaya operasional," tutur Rusman. **cahyo

BERITA TERKAIT

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

BI Dorong Jakarta Tingkatkan Anggaran Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Anggaran pemerintah DKI Jakarta untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dinilai perlu ditingkatkan karena…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Menkeu Harap Swasta Makin Banyak Terlibat di Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap makin banyak pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan…

Menggenjot Skema KPBU di Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang tumbuh secara masif di tahun ini. Bahkan,…

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Layanan Digital

      NERACA   Jakarta - Era digital menuntut semua pihak untuk dapat memenuhi tuntutan pelanggan dengan mudah dan…