Izin Bumi Asih Resmi Dicabut OJK

NERACA

Jakarta - Berdasarkan keputusan Dewan Komisioner Nomor KEP-112/D.05/2013 per tanggal 18 Oktober. Akhirnya, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, sebagai perusahaan asuransi jiwa. Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Komunikasi dan Hubungan Internasional, OJK, Gonthor Ryantori Aziz, menjelaskan pencabutan izin usaha tersebut mulai berlaku sejak ditetapkannya keputusan Dewan Komisioner atas perusahaan asuransi itu.

“Dengan dicabut izin usahanya, maka PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, dilarang untuk melakukan kegiatan usaha dibidang asuransi jiwa, selain itu Asuransi tersebut juga diwajibkan untuk menurunkan papan nama perusahaan, baik dikntor pusat maupun kantor lainnya, dan juga diwajibkan untuk menyelesaikan seluruh utang dan kewajiban,” kata Gonthor, kemarin.

Sebelumnya, OJK memang telah membatasi kegiatan usaha pada perusahaan ini. Dengan melarang Bumi Asih untuk menerbitkan polis yang baru, namun tetap bisa untuk menerima premi lanjutan. Selain itu Bumi Asih juga diwajibkan untuk membayar klaim yang jatuh tempo atau resiko yang timbul, seperti kematian misalnya.

Selain itu, OJK juga memberi kesempatan kepada pemilik untuk mengundang investor baik dalam maupun luar negeri. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan permodalan, namun Bumi Asih Jaya ini masih memiliki masalah kesehatan keuangan yang mengakibatkan perusahaan tidak bisa membayar kewajiban kepada pemegang polis.

OJK menyebutkan ada tiga perusahaan asuransi yang dimasukkan dalam pengawasan khusus karena persoalan rasio kecukupan modal (risk base capital). Perusahaan asuransi yang masuk dalam pengawasan khusus tersebut yakni PT Asuransi Jiwa Nusantara, PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya dan perusahaan asuransi lainnya yang tidak disebutkan namanya. Ketiga perusahaan keuangan itu memiliki RBC negatif. Sesuai aturan, perusahaan asuransi kategori sehat harus memiliki RBC sebesar 120%. [sylke]

BERITA TERKAIT

ANIES - SANDI RESMI PIMPIN DKI JAKARTA

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Gubernur DKI Jakarta Anies…

TII: Izin Usaha Pertambangan Jadi Celah Korupsi

  NERACA Jakarta - Lembaga Transparency International Indonesia (TII) menyatakan izin usaha pertambangan memiliki sejumlah risiko yang dapat memicu adanya…

Bank BUMN Tunggu Izin BI Soal QR Code

      NERACA   Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang menunggu izin dari Bank Indonesia (BI)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Ancaman Serangan Siber ke Industri Keuangan Meningkat

    NERACA   Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengingatkan ancaman serangan siber terhadap sistem…

BTN Siapkan 2.000 Unit Apartemen di Kawasan Undip

      NERACA   Semarang - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar kemitraan dengan Ikatan Keluarga Alumni Universitas…

Bank Mandiri Incar Fintech Potensial

      NERACA   Jakarta - Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengembangan industri kreatif di tanah air untuk menciptakan…