Pefindo Beri Peringkat Stabil Bank Permata

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAA+ untuk PT Bank Permata Tbk (BNLI) serta idAA untuk Obligasi Subordinasi II/2011 dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I/2012 yang masih beredar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (22/10).

Analis Pefindo Gary Hanniffy mengatakan, prospek dari peringkat perusahaan adalah stabil. Peringkat tersebut mencerminkan dukungan kuat dari pemegang saham, posisi bisnis yang sangat baik dan kualitas aset yang kuat, “Namun, peringkat tersebut dibatasi performa rentabilitas yang moderat," kata dia.

Bank Permata merupakan bank komersial terbesar ke-8 di Indonesia. Adapun, saham perseroan sebanyak 89,12% dimiliki konsorsium PT Astra International Tbk (ASII) dan Standard Chartered Bank, sedangkan sisanya 10,88% dikuasai publik. Bank Permata per akhir Juli lalu tercatat memiliki 300 kantor, 17 kantor cabang mobile dan 843 unit ATM milik sendiri, yang terkoneksi secara online dengan jaringan ATM gabungan dengan jumlah lebih dari 50 ribu unit.

Tahun ini, Bank Permata menargetkan dapat menghimpun dana nasabah sebesar Rp 50 triliun dari para nasabah kayanya alias yang memiliki saldo minimum Rp 500 juta. Saat ini, total dana kelolaan yang masuk dalam priority banking tersebut sudah sekitar Rp 45 triliun dengan total nasabah 45.000. Bahkan sekitar 10% di antaranya atau sekitar 4.500 nasabah merupakan konsumen baru bagi Bank Permata. Di kuartal kedua, perseroan mencatatkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 32% dari Rp 87,9 triliun menjadi Rp 116,1 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Sentra Mitra Informatika Raup Laba Rp 7,5 Miliar

PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) mencetak laba bersih sebesar Rp7 miliar pada tahun 2019. Perusahaan juga mengalami kenaikan laba…

Hermina Buyback Saham Rp 100 Miliar

Menyusul beberapa emiten yang sudah melakukan buyback saham guna menjaga stabilitas harga saham di pasar, langkah yang sama juga bakal…

Destinasi Tirta Catat Rugi Rp 14,81 Miliar

Sepanjang tahun 2019,  PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) mencatatkan kinerja keuangan negatif. Pasalnya, emiten yang bergerak di industri pariwisata…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mayora Indah Raup Cuan Rp 1,98 Triliun

NERACA Jakarta – Masih positifnya pertumbuhan industri makanan dan minuman di tahun 2019 kemarin, dirasakan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).…

Geliat Bisnis Pelabuhan - Times Line Cetak Laba Bersih Rp 92,99 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pelayaran, PT Perusahaan Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) atau Temas Line mencatatkan kinerja yang positif sepanjang…

Danai Pengembangan Bisnis - ROTI Suntik Modal Anak Usaha di Filipina

NERACA Jakarta – Dukung pengembangan bisnis anak usahanya, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) menambahkan modal dasar ditempatkan dan disetor…