2014, Pemerintah Tak Naikkan Tarif Cukai Rokok

Selasa, 22/10/2013

NERACA

Jakarta - Pemerintah memutuskan tidak menaikkan tarif cukai rokok pada 2014 untuk mengurangi dampak negatif terhadap industri rokok menyusul pemberlakuan pajak rokok mulai 2014. "Untuk tahun depan, cukai rokok tidak dinaikan karena ada pajak baru yang diterapkan," kata Wakil Menteri Keuangan II, Bambang PS Brodjonegoro di Jakarta, Senin (21/10).

Meskipun tidak ada kenaikan tarif cukai hasil tembakau, namun pemerintah tidak khawatir dengan target pendapatan cukai karena produksi rokok cenderung terus bertambah sehingga target pendapatan cukai 2014 akan tercapai.

Sementara itu Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Susiwijono Moegiarso, menjelaskan kebijakan tersebut sejalan dengan aturan di UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Dalam Penjelasan Pasal 29, menurut dia, termuat tabel ilustrasi tentang skema Tarif Cukai Hasil Tembakau (HT) dari tahun 2011 hingga 2015.

"Intinya untuk menjaga keseimbangan beban antara cukai yang harus ditanggung oleh Industri HT dgn kebutuhan fiskal untuk negara, maka dibuat ilustrasi skema tarif cukai. Dimana pada tahun 2014 (awal pengenaan Pajak Rokok) maka tarif cukai HT tidak dinaikkan," katanya. [ardi/ant]