Kobexindo Bidik Pinjaman Rp 24,62 Miliar - Danai Penambahan Cabang

NERACA

Jakarta – Guna meningkatkan pasar penjualan, PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) terus memperluas ekspansi usahanya dengan menambah 3 cabang baru di Samarinda, Surabaya dan Palembang.

Direktur Keuangan Kobexindo Tractors, Martio mengatakan, nilai investasi untuk pembangunan 3 cabang tersebut diperkirakan sekitar US$1,2 juta atau mencapai Rp11,36 miliar, “Penambahan 3 cabang baru tersebut dilakukan untuk mendukung penjualan kami," kata dia di Jakarta, Senin (21/10).

Dia mengemukakan, dengan adanya penambahan 3 cabang penjualan baru tersebut, maka tahun 2014 mendatang perseroan diproyeksikan dapat memiliki dan mengoperasikan sebanyak 14 cabang dari yang saat ini dimiliki sebanyak 12 cabang penjualan baru untuk mendukung pertumbuhan kinerja perseroan nanti.

Untuk mendukung langkah ekspansinya itu, Kobexindo saat ini tengah mencari fasilitas kredit sebesar Rp24,62 miliar untuk tambahan modal kerja perseroan. Sebelumnya, dana tersebut akan digunakan perseroan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan penambahan cabang penjualan baru.

Kata Martio, terkait dengan pinjaman tersebut, biasanya perseroan bermitra dengan bank asing, adapun suku bunga yang diinginkan adalah sebesar 7 hingga 8%. Diakui dia kalau perseroan belum mendapatkan dananya untuk saat ini. "Nanti akan kita upayakan pinjamannya dari perbankan sebesar Rp24 miliar," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, perseroan telah mengalokasikan dana sebesar Rp36,67 miliar untuk pembangunan cabang baru, namun hingga saat ini dana yang terserap baru sekitar Rp6,04 miliar. Nah, sisa dana dari situlah yang nantinya akan digunakan emiten alat berat ini untuk tambahan modal kerjanya.

Informasi saja, tahun ini Kobexindo merevisi target pendapatannya menjadi Rp1,6 triliun dari target sebelumnya Rp2 triliun atau terkikis 20% dari target sebelumnya. Hal tersebut dilakukan, lantaran harga jual batubara yang masih melemah. Tahun lalu, perseroan mencatatkan pendapatan Rp1,3 triliun. Revisi tersebut dilakukan karena adanya penurunan target penjualan alat berat setelah rencana pengembangan jaringan pemasaran dipending.

Saat ini, perseroan masih miliki sisa dana Rp24,691 miliar hingga akhir Juni 2013. Dari hasil bersih IPO yang digelar Juli 2012 lalu yang Rp102,239 miliar, rencananya perseroan akan menggunakan Rp71,567 miliar untuk modal kerja, dan Rp30,672 miliar untuk ekspansi cabang . Perseroan sudah menggunakan dana IPO tersebut sebesar Rp71,50 miliar untuk modal kerja dan Rp6,048 miliar untuk ekspansi cabang. Sisa dana hasil IPO tersebut kini ditempat di Bank Sinarmas Syariah sebesar dengan tingkat suku bunga 7,5%. (bani)

BERITA TERKAIT

Berkah Melek Digital, Cuan Bisnis Kuliner Makin Berlipat

Ibu haji Abay, (65) masih disibukkan dengan pesanan pecak bandengnya oleh para pelanggan setianya yang sudah menunggu untuk makan siang.…

Dibandrol Mulai Rp 1 Miliar - Kota Modern Pasarkan Kavling Siap Bangun

Perumahan skala kota (township) Kota Modern yang dikembangkan PT Modernland Realty Tbk. di Kota Tangerang, memasarkan kavling siap bangun di…

Ditopang Layanan Penundaan Kapal - Jasa Armada Bukukan Untung Rp 90 Miliar

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berhasil membukukan laba bersih Rp90 miliar atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Ancaman Covid-19 - Reksa Dana Terproteksi Marak Diterbitkan

NERACA Jakarta – Meskipun kondisi pasar modal saham lesu, namun minat penerbitan produk investasi di pasar masih ramai. Berdasarkan siaran…

Jaga Stabilitas Harga Sahan - Telkom Buyback Saham Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Melaksanakan anjuran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi dan melakukan stabilisasi harga saham…

Dukung Physical Distancing - Sisternet-Siberkreasi Lakukan Kelas Edukasi Online

NERACA Jakarta - Mewabahnya COVID-19 di Indonesia tidak menghalangi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Sisternet untuk terus melanjutkan…