Strategi Peningkatan Minat Terhadap Jurusan Teknik - UMB Jalin Kerja sama Dengan PT Pindad

NERACA

Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu alasan pelajar melanjutkan pendidikan di bangku kuliah adalah agar mudah mendapatkan pekerjaan. Bukan hanya uang, ketenaran ataupun prestise yang dicari tapi juga pekerjaan atau karir. Oleh karena itu banyak orang yang mencari perguruan tinggi dengan jurusan yang paling banyak menghasilkan lulusan yang berkualitas dan dapat pekerjaan dengan mudah.

Jurusan yang paling banyak diminati karena prospek ke depannya cerah adalah jurusan Ekonomi. Bagaimana tidak, hampir semua bidang membutuhkan tenaga keuangan, yang mampu membuat skala, laporan keuangan dan mengatur keuangan perusahaan. Namun berbeda halnya dengan jurusan lain seperti jurusan Teknik misalnya. Berbanding terbalik dengan Ekonomi, di Universitas Mercu Buana (UMB), animo pelajar memilih fakultas teknik saat ini sangat minim karena pragmatis terhadap pekerjaan yang akan digeluti nantinya.

Rektor Universitas Mercu Buana, Arissetyanto Nugroho mengatakan bahwa jumlah mahasiswa Fakultas Teknik (FT) di Universitas Mercu Buana (UMB) masih kecil, yakni satu berbanding tiga. Padahal, jika ditelisik lebih dalam, lulusan fakultas Teknik memiliki peranan penting untuk pertahanan bangsa.

"Kalau kita berpikir panjang, fakultas teknik memiliki peluang besar terutama pertahanan bangsa dan ini perlu dipromosikan. Hal ini yang perlu disampaikan kepada pelajar," kata Arissetyanto.

Oleh karena itu, sambung Arissetyanto, untuk meningkat minat mahasiswa terhadap jurusan Teknik, UMB Jakarta melakukan kerjasama dengan PT Pindad terkait pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya terkait bidang industri pertahanan.

"Ini yang akan ditingkatkan. Kerjasama ini bagian dari strategi peningkatan minat terhadap jurusan teknik yang kini terus menurun,” imbuh dia.

Setelah dilakukan kerjasama ini, UMB akan melakukan promosi dengan bentuk praktek lapangan kepada mahasiswa serta mengangkat topik mengenai pertahanan disetiap skripsi mahasiswa. Sedangkan untuk mahasiswa baru, dalam pengenalan dunia kampus mereka akan diberikan pelatihan baris berbaris yang dipimpin para anggota TNI.Pada tahun ini terdapat 6200 mahasiwa baru dari 16 program studi S1, dua program studi D3 dan lima program studi S2.

Kerja sama PT Pindad (Persero) dan UMB akan meliputi penyediaan fasilitas magang untuk mahasiswa UMB di PT Pindad (Persero), berbagai penelitian tentang industri pertahanan untuk beberapa jurusan teknik di UMB, hingga keikutsertaan PT Pindad (Persero) dalam program UMB Career. PT Pindad (Persero) juga berpartisipasi dengan membuka booth yang menampilkan mock up beberapa produk kendaraan serta beberapa brosur yang menampilkan produk senjata dan munisi, serta produk non komersial.

Penandatangan UMB dan PT Pindad dilakukan oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT Pindad (Persero), Wahyu Utomo dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana (UMB), Dana Santoso. Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro.

BERITA TERKAIT

Bank Muamalat Kerjasama Remitansi dengan Al Rajhi Bank Malaysia

      NERACA   Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Al Rajhi Bank Malaysia menandatangani perjanjian kerjasama…

Perumahan BML Lebak Banten Tawarkan Hunian dengan Harga Terjangkau

NERACA Jakarta - Pengembang properti PT Bintang Energi Lestari tengah mengembangkan kota baru di daerah Maja, Lebak, Banten dengan nama…

Presiden Jokowi Berdiskusi Dengan Gus Sholah di Ruang Bersejarah

Presiden Jokowi Berdiskusi Dengan Gus Sholah di Ruang Bersejarah NERACA Jombang - Presiden Jokowi bertemu dan berdiskusi 4 mata dengan…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Film "Prasangka" Juarai Lomba Film Pendek Koperasi

Tiga film pendek terbaik berhasil memenangkan Lomba Film Pendek Koperasi yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM Oktober 2018.  Ketiga film…

Pegawai Kemenkop dan UKM Lakukan Aksi Galang Dana Untuk Korban Bencana

Pegawai Kementerian Koperasi dan UKM melakukan aksi penggalangan dana bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.…

Presiden Setujui Pendirian Universitas Persis

      Presiden Joko Widodo menyetujui pendirian Universitas Persis sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia (SDM) agar…