Setu Babakan, Pusat Kuliner Betawi

Sabtu, 19/10/2013

Mungkin ketika mendengar nama Setu babakan, telinga masyarakat Jakarta sudah tidak asing lagi. Kawasan di belahan Jakarta Selatan ini sudah sangat kental dengan aroma Betawi, suku asli yang mendiami Jakarta. Baik dari segi kebudayaan, adat istiadat ataupun kuliner khas kotanya yang juga sering disebut kota metropolitan.

Ya, soal kebudayaan serta rekreasi Betawi, memang di sini tempatnya. Biasanya setiap Minggu digelar pementasan kebudayaan Betawi di satu panggung yang disediakan di kawasan tersebut. Begitu pula soal kuliner khas Jakarta, di sini juga tempatnya.

Beragam kuliner khas Jakarta yang hampir punah dapat dengan mudah untuk ditemui di lokasi yang biasa dikunjungi warga Jakarta itu. Kulines seperti kerak telor, uli bakar, bir pletok dan lain sebagainya tersedia di sini. Sontak, kawasan ini menjadi surga para penikmat hiburan sederhana di kota Jakarta.

Tak hanya itu, kawasan ini juga menjadi surganya para pedagang makanan khas Betawi. Apalagi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belakangan ini tengah merancang beberapa destinasi bisnis berbasis kuliner tradisional. Dimana Setu Babakan menjadi salah satu kawasan yang diupayakan dalam waktu dekat. Selain Setu Babakan, kawasan Waduk Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat juga sedang dijajaki.

Kuliner tradisional menjadi fokus sang Gubernur, karena dia ingin memberdayakan usaha kecil menengah (UKM). Karena itu, ke depannya baik pemprov DKI Jakarta maupun swasta akan terus mengembangkan pusat jajanan tradisional yang modern. Apalagi, berdasarkan pantauan yang dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi, potensi bisnis kuliner terus menunjukkan sinyal positif. Khususnya, masakan tradisional Jakarta yang kini sangat langka untuk ditemui.