Gaji Belum Dibayarkan

Pada Mei 2013 lalu, saya dikontrak menjadi SPG Wine Bellissimo Moscato oleh PT Esham Dima Mandiri. Dimana pada bulan pertama, pembayaran gaji sudah terlambat sehingga saya memutuskan untuk mengundurkan diri setelah bekerja sebulan lebih.

Tetapi, pihak Management mengulur pembayaran sisa gaji yang dijanjikan sampai lebih dari 4 bulan, dengan berbagai alasan dan syarat yang diminta. Walaupun telah saya penuhi tetapi sampai sekarang belum ada niat baik dari pihak Bellissimo.

Sangat disayangkan perusahaan wine sekelas Bellissimo menghambat hak pekerja, apalagi nilai yang menjadi hak saya sangat kecil, sekitar Rp500 ribu. Bagi mereka mungkin nilai itu sangat menggelikan untuk sampai dilaporkan disini, namun bagi saya sebagai SPG harian, nilai tersebut sangat berarti. Mohon kebijaksanaan dari pihak management agar merespon keluhan saya.

Wulandari, Jakarta Barat

wulandarijohanes@gmail.com

BERITA TERKAIT

213.264 Warga di Banten Belum Rekam E-KTP

213.264 Warga di Banten Belum Rekam E-KTP NERACA Serang - Sebanyak 213.264 warga Banten yang wajib KTP tercatat belum melakukan…

Menang di Pengadilan - Tju Hiak Jong Belum Dapatkan Haknya

Menang di Pengadilan Tju Hiak Jong Belum Dapatkan Haknya NERACA Jakarta - Meski menang di pengadilan dan sudah mempunyai putusan…

Persoalan Supply dan Demand Jadi Hambatan - Reksa Dana Syariah Belum Optimal

NERACA Jakarta – Di tengah berkembang pesatnya pertumbuhan industri reksa dana, rupanya belum sejalan dengan pertumbuhan produk reksa dana syariah.…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

Jalan Bergelombang Akibatkan Kecelakaan

Di Flyover Ancol yang terletak di Jalan RE Martadinata depan Gerbang Tol Ancol Barat, kondisinya sangat parah. Terdapat gelombang yang…

Jalan Bergelombang Berbahaya

  Jalan Bergelombang Berbahaya Mohon untuk jadi perhatian, jalan turunan flyover dari arah banjir kanal menuju krapyak itu jalannya bergelombang.…

PT KAI Harusnya Utamakan Kepentingan Publik

Penutupan akses pintu Utara untuk keluar bagi penumpang KRL Commuterline yang turun di stasiun Juanda, konon atas perintah Pimpinan Daops…