Small Office Home Office - Konsep Perkantoran Senyaman Hunian

Trend hunian memang terus berkembang, memaksimalkan tata ruang dan lahan kini menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Terbatasnya lahan diperkotaan membuat beberapa perkantoran berpindah lokasi ke daerah pinggiran perkotaan, namun beberapa perkantoran yang tetap ingin berkantor didaerah perkotaannya akhirnya menyiasati rumah menjadi sebuah kantor.

Menggunakan sebuah rumah yang cukup besar namun berlokasi ditempat yang sangat strategis bisa menjadi pilihan yang menarik untuk membuat sebuah perkantoran. Konsep ini memang memberikan kesan kekeluargaan dan memberikan kenyamanan yang berbeda, selain lebih mudah berinteraksi untuk sesama pegawai, dengan konsep ini juga sebuah perkantoran tidak akan terganggu oleh perkantoran yang biasa menggunakan lift atau tangga bersama.

Gaya hidup mobile dan semangat entrepreneurship di kalangan pengusaha muda, belakangan menghadirkan kebutuhan tempat tinggal yang sekaligus dapat dijadikan tempat usaha. Untuk memenuhi kebutuhan itu, kemudian muncullah konsep SOHO alias small office home office. Pada dasarnya, SOHO merupakan tempat tinggal yang dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, hiburan, hingga kebutuhan akan ruang kerja.

Beragam keperluan kerja seperti jaringan telepon, internet, fax, hingga virtual office bisa tersedia. Dengan demikian, penghuni dapat mengendalikan bisnisnya dari rumah. Pada umumnya konsep SOHO pada lantai satu digunakan untuk kantor, sementara pada lantai dua untuk tempat tinggal. Meja meeting dengan empat kursi diletakkan di bagian depan unit SOHO ini. Empat buah meja disusun berhadapan dan diperuntukkan sebagai meja kerja.

Banyak keuntungan dari SOHO ini, pertama adalah Anda tidak kena macet. Karena, Anda keluar dari kamar, dan setelah itu Anda akan berhadapan dengan area tempat Anda bekerja. Tentu, tidak semua jenis pekerjaan cocok untuk konsep SOHO ini. Pilihan pekerjaan yang paling cocok adalah pekerjaan bersifat jasa atau konsultan.

Ruang yang mungil terasa lebih besar dengan ditempatkannya cermin berukuran besar di sisi belakang meja meeting. Tak hanya itu, warna putih yang dipakai di unit ini pun menawarkan kesan yang lebih luas dan lapang. Efektivitas penataan ruang sangat diperhatikan di unit ini. Ruang sempit seperti di bawah tangga difungsikan sebagai toilet, wastafel, dan rak buku. Bahkan, toilet pun sengaja dilengkapi dengan pintu geser yang tidak memakan tempat.

Jika rumah Anda bertingkat, sebaiknya membagi lantai untuk berkerja dan berhuni berdasarkan lantai. Hal ini akan mempermudah Anda mengatur akes masuk, ruang gerak orang, serta pengalokasian ruang servis dan gudang mini. Lantai bawah untuk kerja, yang atas untuk berhuni. Nah, jika tidak memiliki cukup ruang, Anda dapat meramu satu lantai menjadi ruang kerja sekaligus ruang berhuni.

Tangga besi dibuat dengan bentuk simpel namun cukup kuat menahan mobilitas penghuni di dalam unit SOHO ini. Railing tangga pun sengaja diletakkan menempel dengan dinding, bukan di sisi luar sehingga ruang tak terkesan lebih sempit. Lantai dua dibuat lebih cozy dengan hamparan karpet tebal dan sofa empuk di ujung ruangan. Bagian pagar yang terbuat dari kaca bening yang menghilangkan kesan sempit bagi ruangan mungil ini.

Meja kayu yang dilengkapi sepasang kursi kotak, melengkapi ruang istirahat ini. Sebuah meja dan kursi kerja diletakkan di pinggir ruangan, sehingga aktivitas pekerja di lantai bawah tetap bisa dipantau dengan baik. Di sisi lain, lemari pakaian kayu dengan pintu geser serta meja televisi menjadi pelengkap kebutuhan penghuni.

Related posts