Qurban, Event Filantropi Jadi Kendaraan Aksi Sosial

Hadir di 15 negara.

Sabtu, 19/10/2013

Diplomasipeople to peopledengnan pendekatan kemanusiaan. Melalui momen Idul Adha, Carrefour bersama tiga lembaga kemanusiaan nasional bekerjasama menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan, di manapun tempatnya.

NERACA

Idul Adha adalah momentum yang sangat baik untuk membangun rasa kepedulian dan rasa tanggung jawab serta kebersamaan terhadap orang-orang yang membutuhkan bantuan di manapun mereka berada. Dengan memanfaatkan momen tersebut, belum lama ini PT Trans Retail Indonesia (Carrefour) menggandeng tiga lembaga kemanusiaan nasional untuk menggelar Qurban Festival 2013.

Festival tersebut bertujuan untuk menyalurkan hewan kurban, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, seperti Somalia. Tiga lembaga yang digandeng, yakni Aksi Cepat Tanggap (ACT) Yayasan Dompet Dhuafa, dan Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU).

Dalam festival ini, Carrefour menyediakan booth bagi ketiga lembaga tersebut untuk memberi informasi kepada masyarakat yang ingin berkurban, termasuk rencana penyaluran hewan kurban masyarakat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Head of External Communication & CSR PT Trans Retail Indonesia (Carrefour Indonesia), Hendrik Adrianto mengatakan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk mempermudah pelanggan Carrefour dalam membeli dan langsung menyalurkan hewan kurban ke tiga lembaga tersebut melalui seluruh gerai qurban di seluruh Indonesia.

“Kerjasama ini bertujuan untuk mempermudah seluruh pelanggan setia Carrefour membeli dan menyalurkan hewan kurban melalui gerai Carrefour seluruh Indonesia. Program ini merupakan inovasi kami untuk selalu memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang berbelanja di gerai-gerai Carrefour,” jelas Hendrik Adrianto.

Ketiga lembaga yang berpartisipasi tak hanya menyalurkan hewan kurban di dalam negeri, melainkan juga ke luar negeri. Untuk pendistribusian di dalam negeri, kambing di patok dengan harga sebesar Rp1,5 juta. Sedangkan harga kambing yang akan didistribusikan ke luar negeri sebesar Rp2,4 juta. Sementara untuk masyarakat yang akan berqurban sapi, dapat membelinya seharga Rp10,5 juta.

“Kurban itu bukan hanya sekadar untuk mereka yang dekat. Justru mereka yang membutuhkan lebih diutamakan, di manapun tempatnya. Terlebih sebagai sesama Muslim, batas negara bukan lagi soal. Kurban juga sebagai media diplomasi kemanusiaan,” kata Vice President ACT Ibnu Khajar dalam jumpa pers Qurban Festival 2013 di Carrefour Lebak Bulus, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Menurut dia, diplomasipeople to peopledengan pendekatan kemanusiaan kini tak kalah efeknya dibanding diplomasigovernment to government. Jika Indonesia terkena bencana besar, lanjut Ibnu, seperti tsunami yang pernah menimpa Aceh dulu, bantuan dari berbagai penjuru datang. Termasuk banyak dari negara lain.

“Tentu kita senang mengetahui saudara kita dari negeri jauh sana masih peduli dan menyalurkan bantuannya. Begitu pula kurang lebih yang perasaan saudara kita di luar negeri jika kita menyalurkan kurban kita ke sana,” ujar Ibnu Khajar.

Di dalam negeri, kurban disalurkan terutama ke daerah-daerah gempa, banjir, tsunami, longsor, serta daerah endemi penyakit dan gizi buruk yang berada di Sumatera Barat, Lampung, Banten, Jabodetabek, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, dan NTT. Sementara, tujuan penyaluran qurban di luar negeri adalah wilayah-wilayah rawan konflik dan gizi buruk, seperti Somalia, Kenya, Myanmar (Rohingya), Bangladesh, Palestina, Suriah, Turki, Jordania, Mesir, Kamboja, Laos, Filipina, Thailand, dan Malaysia.

“Kami ingin bendera merah putih juga berkibar di banyak negara. Kami ingin jejak kurban kita bisa sampai kepada saudara-saudara kita di Mesir, Suriah, Palestina, Myanmar, Filipina, dan lain-lain,” pungkas Ibnu.

Qurban, event filantropi yang menjadi “kendaraan aksi” yang hadir di 15 negara ini, membuat 2 lembaga lainnya, yakni Dompet Dhuafa, dan Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU) merasa gembira bisa bekerjasama dengan Carrefour guna memberikan kemudahan bagi seluruh pekurban. Pasalnya, dengan kerjasama ini, target menghimpun hewan kurban dapat terpenuhi.

“Tahun ini PKPU menargetkan menghimpun 19.237 pekurban yang berkurban melalui kami dengan 384.740 penerima manfaat,” ungkap GM Nasional Panitia Qurban PKPU Romdlon Hidayat.