Toyota Perkenalkan Mobil Otopilot

NERACA

Toyota memperkenalkan mobil generasi mendatang dengan fitur otopilot akhir pekan ini. Fitur ini memungkinkan mobil berbelok untuk menghindari tabrakan dan menjaga kendaraan tetap di jalurnya tanpa pengemudi memegang stir. Teknologi "mengemudi sendiri" ini akan tersedia di pasaran dalam beberapa tahun mendatang.

“Teknologi canggih ini dapat mencegah kesalahan manusia, mengurangi stres mengemudi dan membantu pengemudi menghindari kecelakaan,” kata direktur pelaksana Toyota Moritaka Yoshida, belum lama ini.

Toyota dan Nissan sudah bertahun-tahun mengembangkan teknologi "mengemudi sendiri" maupun "mengemudi dengan bantuan".

Pihak Toyota menyatakan sistem itu pada dasarnya memungkinkan pengendara untuk menggunakan otopilot dan menyerahkan sebagian besar pengemudian pada sistem komputer. Namun, pengendara masih perlu waspada dan tetap ambil bagian selama perjalanan.

Sistem bernama Automated Highway Driving Assist (AHDA) memungkinkan kendaraan berkomunikasi secara nirkabel sehingga tidak menabrak kendaraan lain dan tetap berada di jalurnya. “Mobil dengan teknologi ini tahu kapan menekan gas dan kapan mengerem berdasarkan objek di depannya, mobil ini juga dapat membantu menghindari kemacetan lalu lintas,” kata manajer proyek Mitshuda Shida.

Teknologi ini secara nirkabel mentransfer data setiap 0,1 detik. Perusahaan ini berencana memasang AHDA pada model komersial dalam beberapa tahun ke depan. Toyota telah memperkenalkan sistem pengereman pra-tabrakan pada sedan mewah Lexus dan berencana memasangnya di model-model lain pada 2015, yang disertai teknologi-teknologi lainnya. Mereka juga mengatakan telah melipatgandakan pendeteksian waktu untuk menghindari tabrakan dua detik menjadi empat detik.

BERITA TERKAIT

Optimistis di 2019, BMW Indonesia Bakal Rilis 10 Mobil Baru

BMW Grup Indonesia akan meluncurkan sebanyak 10 mobil terbaru pada 2019, menunjukkan kepercayaan pabrikan mobil mewah asal Jerman itu dalam…

Ekspor Mobil CBU Ditargetkan Sebesar 400.000 Unit

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian menargetkan ekspor mobil CBU mencapai 400.000 unit pada tahun ini, atau naik 51,2% secara tahunan.…

Fortuner Jadi Kontributor Utama Kenaikan Kinerja Ekspor Toyota

Tahun 2018 menyisakan catatan manis pada kinerja ekspor otomotif Indonesia, karena pengiriman kendaraan utuh (Complete Build Up/CBU) bermerek Toyota ke…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif Terus Dipacu

Kementerian Perindustrian mendorong implementasi industri daur ulang atau recycle industry untuk sektor otomotif. Konsep tersebut dinilai mampu mendongkrak daya saing…

Keuntungan Naik, Volvo Pertahankan Pusat Ekspor di China

Volvo Cars akan mempertahankan China sebagai lokasi pusat ekspor, setelah mencetak kenaikan keuntungan operasional sebesar 0,9 persen pada 2018, kata…

Amazon Ikut Tanam Modal Teknologi Swakemudi

Perusahaan e-commerce raksasa Amerika Serikat (AS), Amazon, mengikuti tren teknologi global di bidang mobil otonom (swakemudi) dengan menanamkan investasi 530…