Festival Krakatau 2013 - Kenalkan Budaya dan Topeng Lampung

Festival Krakatau kembali hadir dan telah berlangsung pada 19 sampai 20 Oktober 2013 di Kota Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Festival Krakatau merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Lampung yang bertujuan untuk mempromosikan Lampung sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia yang memiliki beragam potensi baik seni, budaya dan alam.

Perhelatan Festival Krakatau tahun ini akan menampilan atraksi seni dan budayanya, serta sistem dekorasi yang lebih menarik dan berwarna. Hal tersebut dilakukan agar pengunjung yang datang baik masyarakat lokal maupun turis mancanegara tidak merasa bosan.

Berbagai kegiatan akan meramaikan Festival Krakatau diantaranya pada 19 Oktober 2013 akan dilaksanakan Pawai Budaya dan Topeng Lampung yang akan dipusatkan di Kota Kalianda. Rute Pawai dimulai dari Komplek Kantor Bupati Lampung Selatan kemudian menuju Panggung Kehormatan di Lapangan Pemda Lampung Selatan kemudian menyusuri jalan utama sampai dengan Polres Lampung Selatan. Acara akan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Peserta Pawai adalah Kontingen yang berasal dari Kabupaten dan Kota Provinsi lampung.

Kegiatan pawai akan diawali dengan marching band, Payung Agung, Exotic Lampung (Muli Lampung), Exotic Lampung (Music Lampung) umbul-umbul, topeng raksasa, barisan topeng asli khas Lampung, dan diakhiri dengan Street Carnival Fantasi Tapis Lampung. Pada malam harinya akan ada pangung hiburan di Halaman Kantor Bupati Lampung Selatan. Selain itu, akan ada pula ramah tamah dengan tamu khusus di Wisma Negeri Baru di Way Arong Kalianda.

Puncak acara sendiri akan berlangsung pada Minggu 20 Oktober 2013. Pengunjung dapat menghadiri pameran kerajinan di Wisma Way Belerang, Desa Buah Brak Kalianda. Pameran kerajinan tersebut akan menampilkan berbagai kerajinan dan kuliner khas Lampung.

Salah satu kegiatan utama dalam Festival Krakatau adalah kunjungan ke Anak Gunung Krakatau. Tour Krakatau 2013 akan berlangsung pada 20 Oktober 2013. Peserta tur akan berangkat dari Pelabuhan Bakauheni dan menggunakan kapal Dharma Kencana IX untuk menuju Anak Krakatau. Peserta wisata terbatas hanya 280 orang saja yang akan diberangkatkan dari Lapangan Kantor Gubernur Lampung pukul 07.00 WIB dan diperkirakan akan kembali pada malam hari. Rute Tour kali ini akan start dari Bakauheni – Krakatau – Merak – Bakauheni selanjutnya kembali ke Bandar Lampung.

BERITA TERKAIT

BRI Jalin Kerjasama dengan Bank Lampung

  NERACA   Bandar Lampung - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk kembali perkuat kerja sama dengan Bank Pembangunan…

Pilkada Berintegritas, Masyarakat Cerdas, dan Pemimpin Berkualitas

Oleh : Dodik Prasetyo, Peneliti di Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia Beberapa hari yang lalu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo,…

Petani di Persimpangan Gembira dan Galau

Oleh: Sumarwoto Petani di sejumlah wilayah, khususnya eks Keresidenan Banyumas, Jawa Tengah, dalam beberapa waktu terakhir telah memasuki masa panen…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Target Kunjungan Wisman Ke Indonesia Meleset - Gunung Agung Bergejolak

Bencana alam meletusnya Gunung Agung di Bali pada pertengahan November 2017 menjadi alasan tak tercapainya target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman)…

Surga Surfing di Pantai Nembera

Presiden Joko Widodo menyempatkan diri mengunjungi Kabupaten Rote Ndao usai melaksanakan berbagai kegiatan di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Bersama Ibu…

Dua Kampung Kopi Dikembangkan di Kulon Progo

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ini sedang mengembangkan objek wisata Kampung Kopi di Madigondo, Desa Sidoharjo dan…