Target Perdagangan Indonesia-Korea US$50 Juta

Di 2015

Rabu, 16/10/2013

NERACA

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan, investasi Korea di Indonesia terus membaik sejak tahun 2008 meskipun terdapat tantangan ekonomi global. Perdagangan antara Indonesia dan Korea mengalami peningkatan lebih dari 20% sepanjang lima tahun terakhir. Ekspor Indonesia ke Korea pada semester pertama tahun 2013 ini menyentuh angka US$5,8 juta.

“Menindaklanjuti 40 tahun kerja sama diplomatik Indonesia-Korea, kedua negara menetapkan target perdagangan sebesar US$50 juta pada tahun 2015 dan US$200 juta pada tahun 2020 mendatang,” kata Hatta di Jakarta, pekan lalu.

Saat ini, kata Hatta, kerja sama kedua negara meliputi sektor-sektor strategis berupa energi, infrastruktur, pertanian, pertahanan, dan industri kreatif. Dan beberapa tahun terakhir arus investasi dan teknologi Korea yang masuk ke Indonesia adalah pendirian pabrik ban oleh Hankook, integrasi industri baja oleh KS-POSCO, dan rencana investasi oleh Lotte Chemical.

“Kami yakin bahwa investasi dari Korea akan berlanjut sehingga meningkatkan pengembangan ekonomi di Indonesia. Hal ini ditingkatkan melalui posisi strategis Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar di wilayah ini dan menjadi pintu gerbang pasar ASEAN yang lebih luas,” jelas Hatta.

Hatta berharap, pemerintah Korea mau melakukan investasi didalam proyek Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesai (MP3EI). Menurut dia, keterlibatan Korea dalam MP3EI bisa memberikan keuntungan yang besar bagi Indonesia dan dapat juga meningkatkan kerja sama kedua negara. [iqbal]