Changhong Smart TV 85 inci

Sematkan 2 Operating System

Sabtu, 19/10/2013

Perang smart teve sepertinya akan kembali lagi dimulai. Setelah Sony dan LG mendaratkan TV 4K miliknya ke Indonesia, kini giliran produsen elektronik Changhong menghadirkan produk Smart TV 4K perdananya yaitu Changhong UD85C9000i yang berukuran layar 85-inci. Berbeda dengan Smart TV 4K dari kompetitornya, Changhong UD85C9000i memiliki keistimewaannya tersendiri. TV 4K pintar ini telah dilengkapi dengan sistem operasi ganda yaitu OS Android 4.2 dan U-MAX OS yang mendukung ratusan ribu aplikasi, termasuk aplikasi-aplikasi eksklusif dari Changhong.

Layaknya sistem Android pada ponsel, tv pintar ini juga didukung dengan berbagai fitur Android, seperti Play Store. Untuk mendukung sistem operasi tersebut, TV ini dipersenjatai prosesor dual core Cortex A9 lengkap dengan chip grafis Quad Core 3DGPU yang mampu mengakomodir kebutuhan untuk bermain game dan menampilan visual 3D lebih baik.

Untuk konektivitas, Smart TV UD85C9000i dilengkapi dengan Wi-Fi berstandar 802.11b/g/n untuk memastikan koneksi nirkabel yang stabil dan cepat. Melalui koneksi nirkabel yang ada, pengguna juga bisa memanfaatkan fitur DLNA/Miracast, berbagi konten media baik lagu maupun video dari perangkat mobile (smartphone & tablet) lewat Wi-Fi. Selain itu, TV ini juga tambah istimewa dengan hadirnya fitur Ciri Smart Talk. Dengan fitur ini, pengguna dapat menavigasikan TV ini hanya dengan perintah suara seperti misalnya untuk browsing dan mengubah tayangan.

Selama masa promosi dari tanggal 20 september hingga 10 November 2013, Changhong memberikan 2 bonus khusus bagi pembeli televisi UD85C9000i yaitu: Changhong 3D SmartTV 3D 42A7000i dan AC A series dari Changhong secara gratis. Smart TV 4K UHD ini bisa didapatkan di toko-toko serta mitra distribusi dengan harga Rp299.000.000.

Semua fitur ini lanjutnya mampu meningkatkan performa menjadi 40 persen lebih baik. Soal energi juga lebih hemat 40 persen dibanding generasi terdahulunya.Untuk seri 85 inci ini sendiri Changhong hanya mematok 10 unit perbulan yang akan keluar ke tangan konsumen. Penyebarannya pun diperkirakan tak akan jauh dari kota-kota besar di Indonesia. Seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Bali dan Makasar.