Pefindo Tetapkan Peringkat Medco AA-

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) meraih peringkat AA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan prospek stabil. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (10/10).

Selain itu, Pefindo juga memberikan pringkat serupa untuk sejumlah obligasi perseroan yang akan jatuh tempo. Misalnya, Obligasi Berkelanjutan I tahun 2012, Obligasi Berkelanjutan US$ I tahun 2011, Obligasi III tahun 2012, Obligasi II tahun 2009 seri B dan MTN III tahun 2010.

Perseroan berencana melunasi MTN III tahun 2010 senilai US$ 50 juta yang akan jatuh tempo pada 29 Oktober 2013, dengan sumber dana dari kas internal. Analis Pefindo Endi Roswendi mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan harga minyak mentah dan gas (migas) yang menguntungkan, kemampuan perusahaan untuk mempertahankan cadangan migas serta poisis likuiditas yang kuat. "Namun, peringkat itu dibatasi resiko kegagalan eksplorasi serta tinggi biaya investasi modal yang diperlukan," ujar dia.

Medco merupakan perusahaan swasta migas yang bergerak di bisnis pertambangan batu bara, pembangkit listrik dan hilir. Per akhir semester I tahun ini, pemegang saham perseroan adalah Encore Energy Pte Ltd dengan kepemilikan saham mencapai 50,7%, saham treasuri 11,7% dan lainnya termasuk publik sebanyak 37,6%. (bani)

BERITA TERKAIT

OJK Tetapkan Bali United Sebagai Efek Syariah

NERACA Jakarta -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan saham PT Bali Bintang Sejahtera Tbk atau Bali United sebagai efek syariah. Penetapan…

CCSI Tetapkan Harga IPO Rp 250 Persaham

Jelang pencatatan saham perdana di pasar modal, PT Communication Cable System Indonesia Tbk (CCSI) telah menetapkan harga saham perdana atau…

Peringkat Utang Cikarang Listrindo Jadi BB+

NERACA Jakarta – Berhasil mencatatkan kinerja yang cukup positif mendorong lembaga pemeringkat Standard and Poor meningkatkan rating surat utang PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan Urban Jakarta Tumbuh 195%

Kuartal pertama 2019, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) mencatatkan pendapatan Rp117,9 miliar atau naik 195% dibanding priode yang sama…

HOKI Taksir Penjualan Semester I Tumbuh 15%

NERACA Jakarta – Meskipun mencatatkan penurunan laba bersih di kuartal pertama 2019 karena telat panen, emiten produsen beras kemasan PT…

Siapkan Capex Rp 28 Miliar - Bali United Bidik Laba Operasi Rp 10 Miliar

NERACA Jakarta – Menjadi klub sepakbola pertama di Asean yang sahamnya tercatat di pasar modal, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk…