​Asuransi Mitra Maparya Meluncurkan Mitra Syariah

NERACA

Jakarta - Perusahaan Asuransi Mitra Maparya (Asuransi Mitra) membentuk produk Mitra Syariah. Ini dilakukan mengingat permintaan atas produk asuransi syariah saat ini yang masih cukup besar, terlebih di Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama muslim

Presiden Direktur Asuransi Mitra, Joseph Angkasa menjelaskan, peluncuruan produk ini dilatar belakangi oleh komitmen perseroan dalam berpartisipasi untuk meningkatkan keunggulan yang kompetitif di pasar asuransi lokal dalam negeri. “Produk syariah ini, tidak hanya untuk melengkapi portofolio bisnis Asuransi Mitra, tetapi juga bisa menjadi salah satu andalan untuk menjawab permintaan pasar, dari segi infrastruktur dan permodalan kami juga sudah sangat siap,” jelas Joseph di Jakarta, Kamis (10/10).

Sementara itu, menurut Direktur Keuangan Asuransi Mitra, Jasin Tjandrawidjaja persyaratan modal minimum untuk pembentukan unit syariah telah terpenuhi. “Permodalan minimum untuk pembentukan unit usaha syariah sebesar Rp25 miliar sudah terpenuhi sejak April tahun ini,” imbuh Jasin.

Dalam peluncuran ini, Asuransi Mitra menggandeng tiga perusahaan reasuransi sebagai rekan kerjanya, yakni PT Reasuransi Nasional (Nasional Re), PT Maskapai Reasuransi Indonesia (Marein) dan Reasuransi Internasional Indonesia (Reindo). “Kami menggandeng karena perusahaan perusahaan tersebut dinilai memiliki kredibilitas dan kekuatan sebagai reasuradur yang handal di Indonesia, selain itu, ketiga perusahan reasuransi yang digaet telah memiliki divisi syariah” tambah Jasin.

Selanjutnya, untuk mengawali langkah pemasaran produk syariahnya, Mitra Syariah akan memasarkan produk asuransi kendaraan bermotor syariah yang akan berfokus di beberapa daerah, antara lain Makasar, Surabaya, Medan dan Palembang.

Sedangkan, target pencapaian untuk asuransi kendaraan bermotor syariah hingga akhir tahun 2014 ini, diharapkan bisa mencapai Rp12,5 miliar. Selanjutnya, Mitra Syariah akan mengembangkan asuransi properti syariah dan asuransi alat berat syariah, dengan waktu garapan dimulai pada Januari 2014.

Diharapkan dengan Mitra Syariah, Asuransi Mitra Maparya dapat memenuhi permintaan pasar untuk produk asuransi syariah. Mitra Syariah akan dipasarkan di seluruh cabang atau perwakilan Asuransi Mitra Maparya yang tersebar di Indonesia.Mitra Syariah akan dipasarkan di 18 cabang Asuransi Mitra Maparya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, pihak Asuransi Mitra menyuntikan modal awal ke produk syariahnya sebesar Rp25 miliar. Keputusan perseroan masuk ke Unit Usaha Syariah (UUS) didorong mitra Mitra Maparya yakni Bank dan Multifinance yang menyalurkan kredit kendaraan. Mitra Maparya sendiri saat ini telah bekerja sama dengan 15 bank dan empat multifinance. UUS Mitra Maparya mengandalkan asuransi kendaraan. [sylke]

BERITA TERKAIT

GERAI MITRA 10

Pendiri sekaligus Presdir PT. Catur Sentosa Adiprana Tbk Budyanto Totong (kiri) bersama Presiden Direktur Mitra 10 Andy Totong (kanan) melihat…

Pasar Modal Syariah Tumbuh Signifikan

NERACA Jakarta-  Positifnya kinerja industri pasar modal juga seirama dengan perkembangan industri pasar modal syariah di tahun ini. Bahkan Otoritas…

Pembiayaan Syariah Infrastruktur Bebas Ketidakpastian

    NERACA   Jakarta - Islamic Development Bank (IDB) atau Bank Pembangunan Islam meyakinkan bahwa pembiayaan syariah untuk proyek…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Naik Tipis

      NERACA   Jakarta - Pendapatan premi industri asuransi jiwa hanya naik tipis sebesar 1,2 persen secara tahunan…

2019, CIMB Niaga Syariah Targetkan Pembiayaan Rp35 Triliun

    NERACA   Bogor – Bank CIMB Niaga Syariah menargetkan untuk bisa menyalurkan pembiayaan di 2019 mencapai Rp35 triliun.…

Bank Muamalat Dukung Silaknas ICMI

    NERACA   Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. ("Bank Muamalat") mendukung pelaksanaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan…