Indonesia Paradise Bidik Laba Tumbuh 20%

PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) optimistis mampu mencapai perolehan pendapatan naik 30% dan laba bersih tumbuh 20% untuk tahun 2013.

Menurut Direktur Keuangan PT Indonesian Paradise Property Tbk, Diana Solaiman, untuk mencapai target tersebut pihaknya mengandalkan unit usaha perhotelan sebagai recurring income. Karena selama ini, unit usaha tersebut yang memiliki kontribusi paling signifikan.“Hotel yang menjadi andalan tahun ini adalah Harris Hotel Tuban. Hotel bintang tiga, dan memiliki 64 kamar, tetapi jumlahnya akan ditambah 80 kamar lagi hingga akhir 2013 nanti. Nilai investasi penambahan kamar ini Rp 50 miliar”, ungkapnya di Jakarta, kemarin.

Dia menuturkan, hingga kuartal pertama tahun ini realisasi pendapatan mencapai Rp 91,33 miliar atau naik 237% dibanding periode sebelumnya sebesar Rp 27,07 miliar. Sementara dari segi bottom line, manajemen mencatat laba bersih Rp 534,84 juta, sedangkan kuartal I 2012 INPP mencatat rugi bersih Rp 5,77 miliar. Pendapatan tersebut menyumbang 84% atau sekitar Rp 135 miliar untuk INPP.

Selama ini bisnis perhotelan memang menjadi lini bisnis utama INPP. Sedangkan unit bisnis wahana air dan pusat perbelanjaan hanya berkontribusi masing-masing 4% setara Rp 5,8 miliar dan 12% setara Rp 19,86 miliar. Kinerja INPP diproyeksikan akan lebih baik di tahun 2016 nanti. Pasalnya, manajemen tengah membangun dua hotel bintang dua yang diperkirakan selesai akhir 2015 mendatang. (nurul)

BERITA TERKAIT

Laba Bersih Acset Indonusa Tumbuh 27,14%

Di kuartal pertama 2018, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencatat kenaikan laba bersih 27,14% menjadai Rp 38,92 miliar dibandingkan priode…

BEI Riau Bakal Perbanyak Galeri di Kampus - Bidik Investor Potensial

NERACA Pekanbaru – PT Bursa Efek Indonesia Perwakilan Riau mendorong pembentukan galeri investasi di kampus-kampus setempat untuk menumbuhkan keinginan dan…

Aset Bank NTB Tumbuh 15,89%

    NERACA   Mataram - Perseoran Terbatas Bank Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil mencatatkan nilai aset pembukuan senilai Rp8,8…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dampak Pelemahan Rupiah - Asing Sesuaikan Investasinya di Bursa

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai nilai tukar rupiah yang cenderung mengalami pelemahan menjadi salah satu faktor…

WIKA Bagikan Dividen Rp 26,8 Per Saham

NERACA Jakarta - Hasil keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyepakati untuk membagikan…

Trimegah Sekuritas Rilis MTN Rp 250 Miliar

Memanfaatkan pertumbuhan positif pasar obligasi di dalam negeri, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) berencana menerbitkan surat utang medium term…